Apresiasi PFmuda, Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Peran Generasi Muda

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan apresiasinya terhadap program Pertamina Foundation Muda (PFmuda) yang mendorong generasi muda menjadi agen perubahan.

PFmuda merupakan kompetisi inovasi proyek sosial dari Pertamina Foundation bagi generasi muda untuk mewujudkan ide-ide kreatif mereka menjadi sociopreneur yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Menurut Bima, generasi milenial dan generasi Z yang mendominasi postur demografi saat ini merupakan calon pemimpin yang akan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Pertamina Foundation menjadi part of our ikhtiar kita menuju Indonesia Emas 2045,” katanya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Link & Connect: Social Innovation for Change Maker di Ballroom MyPertamina, Universitas Pertamina, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Bima menyebut program yang dikembangkan Pertamina Foundation selaras dengan pemikiran sosiolog Anthony Giddens mengenai generasi kosmopolitan, yakni generasi yang bermental aktivis, berkeahlian global, dan berjiwa nasionalis. Sebab, di masa depan generasi yang akan menguasai panggung global adalah mereka yang kuat di tiga level tersebut: lokal, nasional, dan global. Apalagi, di tengah era disrupsi seperti saat ini, seseorang dituntut untuk mampu membaca tanda-tanda zaman.

“Kalau saya lihat program ini memuatkan di tiga level tadi. Saya suka ada pijakan lokalnya, jadi [menjawab] problema di tingkat lokal, diartikulasikan di tingkat nasional, dan bisa kompetitif di tingkat global,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Bima menyempatkan diri mengunjungi sejumlah stan program inovatif yang terlibat dalam PFmuda. Ia terkesan dengan salah satu inovasi yang mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi rajungan. Alat tersebut bekerja dengan meningkatkan berat rajungan melalui ekosistem yang berkelanjutan.

“[Inovasi dalam budidaya] Rajungan itu skillful. Membuat itu bisa dipasarkan itu fighter. Jadi saya suka dengan program ini, mudah-mudahan bisa sendiri ditularkan ke semuanya,” tambah Bima.

Menurutnya, inisiatif seperti ini juga dapat menjadi percontohan bagi kepala daerah untuk membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendorong inovasi di daerah.

“Bayangkan kalau inspirasi dari sini ini menular ke semua kepala daerah di Indonesia, dorong [berinovasi]. Kolaborasi, sinergi, co-creation, jadi,” tandasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Operasional Pertamina Foundation Gusman Adiwardhana, Vice President Corporate Social Responsibility and Small Medium Enterprise Partnership Program PT Pertamina Rudi Arifianto, serta para mahasiswa Universitas Pertamina.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya: Program Pemerintah Harus Terasa Manfaatnya oleh Masyarakat
“Ciptakan Gula agar Orang Datang Sendiri”, Pesan Mentrans untuk Pengembangan Kawasan
Kemendagri Gandeng Akademisi dan Media untuk Mengawal Objektivitas IPKD 2025
Mendagri Tito Karnavian: Program Bedah Rumah Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah terhadap Rakyat
Bima Arya: Keberagaman Indonesia Harus Menjadi Kekuatan Ekonomi Daerah
Ideologi, Strategi, dan Taktik Jadi Bekal Utama Praja IPDN Papua
Diskon Tiket KA Libur Sekolah Diserbu, KAI Daop 2 Bandung Catat Okupansi 73,2 Persen
AHY Dorong Pemanfaatan Keilmuan Kampus untuk Menjawab Tantangan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:36 WIB

“Ciptakan Gula agar Orang Datang Sendiri”, Pesan Mentrans untuk Pengembangan Kawasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:08 WIB

Kemendagri Gandeng Akademisi dan Media untuk Mengawal Objektivitas IPKD 2025

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:52 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Program Bedah Rumah Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah terhadap Rakyat

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:50 WIB

Bima Arya: Keberagaman Indonesia Harus Menjadi Kekuatan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:44 WIB

Ideologi, Strategi, dan Taktik Jadi Bekal Utama Praja IPDN Papua

Berita Terbaru