Suara Damai dari Lampung, Ratusan Warga Menolak Wacana Reformasi Jilid Dua

Minggu, 14 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, BANDAR LAMPUNG — Ratusan warga Lampung bersama peserta mahasiswa menggelar aksi damai di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (14/6/2026) pukul 07.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung meriah itu diwarnai pelepasan balon serta penandatanganan dukungan menolak gerakan yang mereka sebut sebagai Reformasi Jilid 2 atau 98 Jilid 2.

Suasana sejak pagi terlihat ramai. Warga dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi sambil membawa spanduk dan poster berisi pesan persatuan.

Mereka menyuarakan harapan agar Indonesia tetap damai, rukun, dan kompak di tengah berbagai dinamika politik dan ekonomi yang berkembang saat ini.

Penanggung jawab kegiatan, Ardiansyah, mahasiswa asal Lampung, mengatakan aksi tersebut digelar sebagai bentuk aspirasi masyarakat yang menolak demonstrasi mahasiswa yang berujung anarkis.

Menurutnya, masyarakat menginginkan ruang yang kondusif agar pembangunan dan pemulihan ekonomi dapat berjalan maksimal.

“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa masyarakat Lampung menginginkan kedamaian. Kami menolak aksi-aksi yang berpotensi menimbulkan kerusuhan dan perpecahan,” ujarnya.

Ardiansyah menegaskan bahwa masyarakat perlu memberikan kesempatan kepada pemerintahan Presiden Prabowo untuk bekerja dan memperbaiki kondisi ekonomi nasional.

“Pemerintah yang baru berjalan membutuhkan dukungan dan waktu. Kami berharap seluruh elemen bangsa bisa menjaga stabilitas demi kepentingan bersama,” katanya.

Salah seorang warga peserta aksi, Suryadi, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menunjukkan dukungan terhadap persatuan bangsa.

“Kami ingin Indonesia tetap damai. Jangan sampai ada perpecahan karena kepentingan tertentu. Yang dibutuhkan masyarakat sekarang adalah suasana aman agar ekonomi bisa membaik,” ucapnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Rina. Ia menilai masyarakat saat ini lebih membutuhkan kerja sama dan gotong royong dibandingkan konflik berkepanjangan.

“Kami ingin Indonesia tetap rukun dan kompak. Kalau situasi kondusif, masyarakat bisa bekerja dengan tenang. Kami berharap semua pihak mengutamakan kepentingan bangsa,” tuturnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelepasan balon ke udara serta penandatanganan dukungan bertuliskan “Tolak 98 Jilid 2” dan “Tolak Reformasi Jilid 2”. Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang acara.

“Aksi ini adalah simbol harapan agar Indonesia terus menjaga persatuan, memberi ruang bagi pemulihan ekonomi, dan melangkah maju dalam suasana damai,” kata salah seorang peserta yang disambut tepuk tangan meriah dari ratusan warga yang hadir.(WAW)

Berita Terkait

Jangan Abaikan Peringatan Dini, BPBD Lampung Selatan Ingatkan Keselamatan Warga
Jihan Nurlela Resmi Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Latsar CPNS 2026
Mendagri Apresiasi Inflasi Nasional Terkendali, Lampung Pertahankan Stabilitas Harga
Pemprov Lampung Optimistis TVRI Mampu Tampilkan Kemajuan Desa ke Publik Luas
Pendataan Door-to-Door Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Gubernur Lampung Jadi Responden Pertama
Khotmil Qur’an Ponpes Al-Hidayat, Wagub Jihan Soroti Peran Pesantren dalam Pendidikan Karakter
Rapimnas IPPNU di Lampung Diharapkan Melahirkan Pemikiran Strategis bagi Kemajuan Bangsa
Gubernur Mirza Dorong Sinergi Pengembangan Ekonomi Daerah untuk Capai Target Nasional

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:32 WIB

Jangan Abaikan Peringatan Dini, BPBD Lampung Selatan Ingatkan Keselamatan Warga

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:22 WIB

Jihan Nurlela Resmi Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Latsar CPNS 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:12 WIB

Mendagri Apresiasi Inflasi Nasional Terkendali, Lampung Pertahankan Stabilitas Harga

Senin, 15 Juni 2026 - 16:43 WIB

Pemprov Lampung Optimistis TVRI Mampu Tampilkan Kemajuan Desa ke Publik Luas

Senin, 15 Juni 2026 - 14:14 WIB

Pendataan Door-to-Door Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Gubernur Lampung Jadi Responden Pertama

Berita Terbaru

Yogyakarta

Mahasiswa Desak Akuntabilitas Pejabat dalam Forum Pancasila UGM

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:23 WIB