Peringati HUT ke-1, Taman Budaya Embung Giwangan Perkuat Jejaring Komunitas Budaya

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Taman Budaya Embung Giwangan bakal tampil semarak dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-1 melalui gelaran Pameran Komunitas bertajuk “Srawung Rasa Nuswantara” pada 23–24 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Graha Budaya kawasan Embung Giwangan mulai pukul 07.00 WIB itu disiapkan sebagai ruang pertemuan seni, budaya, dan kreativitas masyarakat lintas komunitas.

Kurator Pameran “Srawung Rasa Nuswantara”, Agus Budi Rachmanto, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar agenda pameran seni biasa, melainkan momentum mempererat hubungan antar komunitas melalui budaya.

“Kami ingin menghadirkan ruang yang hangat untuk masyarakat agar bisa saling mengenal, berbagi gagasan, dan merasakan semangat kebersamaan dalam bingkai budaya Nusantara,” ujarnya.

Menurut Agus, tema “Srawung Rasa Nuswantara” dipilih karena memiliki makna mendalam tentang kebersamaan dan harmoni.

“Nilai srawung atau berbaur menjadi pesan utama kegiatan ini. Seni dan budaya kami hadirkan sebagai bahasa pemersatu masyarakat dari berbagai latar belakang,” paparnya.

Berbagai kegiatan komunitas dijadwalkan meramaikan acara tersebut, mulai dari pameran karya seni, pertunjukan budaya, hingga interaksi kreatif antar komunitas.

Agus menilai kolaborasi itu penting untuk memperkuat jejaring seni dan budaya di Yogyakarta.

“Kami berharap acara ini menjadi ruang lahirnya kolaborasi baru yang mampu menghidupkan ekosistem budaya masyarakat,” jelasnya.

‎Keberadaan Taman Budaya Embung Giwangan selama ini dikenal aktif menghadirkan ruang publik kreatif bagi masyarakat.

Momentum HUT ke-1 ini diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai titik temu kreativitas lintas generasi.

“Kami mengajak masyarakat umum, pegiat seni, komunitas, hingga generasi muda untuk hadir dan merasakan atmosfer budaya yang hangat, inklusif, dan penuh semangat kebersamaan,” tutup Agus. (waw)

Berita Terkait

UMY Nilai Kritik Sosial dalam Film Pesta Babi Tidak Seharusnya Diredam
ISRI Kritik Eksploitasi SDA Papua Berkedok Investasi dan Transisi Energi
KWT dan Kelompok Tani Condongcatur Diperkuat Melalui Kegiatan Edukatif di Wonosobo
Satgas P4GN Kayen Diperkuat, Warga dan Pemuda Bersatu Lawan Ancaman Narkoba
Pemerintah Kota Yogyakarta Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Temukan Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Walikota Yogyakarta Ajak Anak Muda Jadi “Pahlawan Ekonomi” di Momentum Hari Kebangkitan Nasional
Sosialisasi Hukum UWM Bahas Perlindungan Anak dan Pencegahan Pernikahan Dini
Refleksi Milad ke-109, ‘Aisyiyah Soroti Perdamaian dan Krisis Kemanusiaan Global

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:27 WIB

UMY Nilai Kritik Sosial dalam Film Pesta Babi Tidak Seharusnya Diredam

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:04 WIB

ISRI Kritik Eksploitasi SDA Papua Berkedok Investasi dan Transisi Energi

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:20 WIB

KWT dan Kelompok Tani Condongcatur Diperkuat Melalui Kegiatan Edukatif di Wonosobo

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:08 WIB

Satgas P4GN Kayen Diperkuat, Warga dan Pemuda Bersatu Lawan Ancaman Narkoba

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:02 WIB

Peringati HUT ke-1, Taman Budaya Embung Giwangan Perkuat Jejaring Komunitas Budaya

Berita Terbaru