Refleksi Milad ke-109, ‘Aisyiyah Soroti Perdamaian dan Krisis Kemanusiaan Global

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Sleman – Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menegaskan komitmennya memperkuat dakwah kemanusiaan dalam Pidato Refleksi Milad ke-109 yang digelar di Convention Hall Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Selasa (19/5/2026).

Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, kegiatan ini menjadi momentum mempertegas peran strategis ‘Aisyiyah membangun peradaban damai dan berkeadilan.

Ketua Umum PP ‘Aisyiyah Salmah Orbayyinah menegaskan dakwah kemanusiaan menjadi ruh gerakan ‘Aisyiyah sejak awal berdiri.

“Dakwah kemanusiaan adalah dakwah yang mengedepankan prinsip kasih sayang, toleransi, dan perdamaian. Islam hadir membawa kebaikan dan keberkahan bagi seluruh manusia dan alam semesta,” ujar Salmah dalam pidatonya.

Ia menilai pendekatan itu penting untuk menjaga harmoni di tengah keberagaman agama, budaya, dan pandangan hidup masyarakat.

Menurut Salmah, semangat Rahmatan lil ‘Alamin menjadi landasan utama dalam membangun kehidupan sosial yang saling menghargai.

“Pendekatan dakwah kemanusiaan berperan mewujudkan masyarakat yang harmonis, di mana perbedaan dapat dihargai dan dikelola dengan baik sehingga perdamaian dapat terwujud,” katanya.

Ia juga menegaskan perempuan ‘Aisyiyah harus terus hadir membawa kemajuan dan kebaikan dalam seluruh aspek kehidupan bangsa.

Dalam refleksinya, Salmah menyoroti berbagai krisis kemanusiaan dan konflik global yang berdampak pada manusia maupun lingkungan.

“Gerakan ‘Aisyiyah di seluruh tingkatan dituntut semakin tanggap memahami dan memberi solusi atas persoalan kemanusiaan yang berkembang saat ini,” tegasnya.

Ia menyebut isu perdamaian dan kemanusiaan universal menjadi agenda strategis organisasi, termasuk melalui penguatan pelayanan sosial dan bantuan hukum bagi masyarakat.

Salmah mengungkapkan sejak 2016, ‘Aisyiyah telah mengembangkan layanan Pos Bantuan Hukum atau Posbakum di berbagai daerah.

Hingga kini, sebanyak 116 Posbakum ‘Aisyiyah hadir memberikan pendampingan hukum gratis, khususnya bagi perempuan.

“Lembaga pendidikan dan institusi keluarga memiliki posisi strategis dalam mempromosikan nilai perdamaian yang harus diperkuat untuk menciptakan perdamaian dalam skala bangsa dan dunia,” tandasnya.

Milad ke-109 ‘Aisyiyah juga dimeriahkan dengan pengukuhan 116 Posbakum serta soft launching TK ABA Semesta sebagai bagian penguatan dakwah berkemajuan. (waw)

Berita Terkait

Sosialisasi Hukum UWM Bahas Perlindungan Anak dan Pencegahan Pernikahan Dini
Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah: TK ABA Semesta Merupakan Hadiah Istimewa Milad ke-109 ‘Aisyiyah
Kegiatan Donor Darah di Condongcatur Berhasil Kumpulkan 50 Kantong Darah
Gotong Royong Warga Soropadan Dinilai Jadi Kekuatan Hadapi Perubahan Iklim
Unisa Yogyakarta Tegaskan Komitmen Dakwah Kemanusiaan pada Milad ke-109 ‘Aisyiyah
SELAWENGI Hadirkan Pengalaman Rural Nightlife di Jogja Selatan, Sawah Tamanan Villa & Resort Tawarkan Hiburan Intimate
Marak Surat Palsu Pajak, BPKAD Jogja Minta Masyarakat Tidak Mudah Percaya
Bandara YIA Dapat Pujian atas Pelayanan Bagasi yang Rapi dan Ramah Penumpang

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:25 WIB

Sosialisasi Hukum UWM Bahas Perlindungan Anak dan Pencegahan Pernikahan Dini

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:18 WIB

Refleksi Milad ke-109, ‘Aisyiyah Soroti Perdamaian dan Krisis Kemanusiaan Global

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:14 WIB

Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah: TK ABA Semesta Merupakan Hadiah Istimewa Milad ke-109 ‘Aisyiyah

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:09 WIB

Kegiatan Donor Darah di Condongcatur Berhasil Kumpulkan 50 Kantong Darah

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:03 WIB

Gotong Royong Warga Soropadan Dinilai Jadi Kekuatan Hadapi Perubahan Iklim

Berita Terbaru