8 Juta Pendemo Tolak Pemerintahan Trump, ‘No Kings’ Menggema di 50 Negara Bagian AS

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Istanbul — Gelombang protes nasional kembali menyapu Amerika Serikat. Jutaan orang diperkirakan turun ke jalan pada Sabtu (waktu setempat) dalam aksi bertajuk “No Kings” (Tidak Ada Raja), menandai mobilisasi besar ketiga yang menyuarakan penolakan terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump.

Aksi tersebut digelar serentak di seluruh 50 negara bagian AS dan meluas hingga 16 negara lain. Koordinasi lintas wilayah ini menjadikan “No Kings” sebagai salah satu demonstrasi paling terorganisasi dalam sejarah modern AS. Penyelenggara, yang melibatkan organisasi seperti Indivisible dan jaringan 50501, bersama serikat pekerja dan kelompok akar rumput, melaporkan lebih dari 3.000 titik aksi berlangsung secara bersamaan.

Skala mobilisasi ini melanjutkan tren sebelumnya. Pada aksi serupa Oktober 2025, sekitar 8 juta orang dilaporkan berpartisipasi di berbagai kota di AS, mencerminkan konsistensi tekanan publik terhadap pemerintah.

Demonstrasi kali ini berlangsung di tengah menurunnya tingkat kepuasan publik terhadap Trump. Bahkan, sebagian pendukung garis kerasnya mulai menyuarakan kekecewaan. Sejumlah isu menjadi sorotan, mulai dari konflik dengan Iran yang menewaskan 13 personel militer AS, lonjakan harga kebutuhan pokok dan energi, hingga kebijakan tarif impor yang berdampak pada barang sehari-hari. Selain itu, kebuntuan anggaran turut memicu antrean panjang pemeriksaan keamanan di bandara.

Di Minnesota, ribuan warga berkumpul di depan gedung Capitol negara bagian untuk mengikuti aksi utama. Pendiri Indivisible, Ezra Levin, menyebutnya sebagai protes terbesar dalam sejarah negara bagian tersebut.

Sementara itu, di Washington, D.C., sekelompok ibu asal Palestina menggelar aksi di kawasan Lincoln Memorial dengan membentangkan bendera Palestina berukuran besar. Mereka menyoroti penggunaan pajak warga AS dalam konflik luar negeri.

“Sebagian besar rakyat Amerika tidak menyadari bahwa uang pajak kita digunakan untuk membiayai kekerasan,” ujar seorang pengunjuk rasa, Hazami Barmada (43). Ia menambahkan, tekanan ekonomi dalam negeri semakin terasa ketika biaya hidup meningkat di tengah keterlibatan konflik internasional.

Di sejumlah lokasi lain, aksi tandingan juga muncul. Di West Palm Beach, sekitar 50 pendukung Trump dilaporkan berhadapan dengan peserta aksi “No Kings”. Ketegangan sempat terjadi, namun tidak berkembang menjadi bentrokan besar.

Koalisi “No Kings” menegaskan komitmennya pada aksi damai. Seluruh peserta dilarang membawa senjata, sementara koordinator lapangan dibekali pelatihan deeskalasi konflik untuk mencegah kekerasan.

Meski demikian, bayang-bayang insiden sebelumnya masih membekas. Pada aksi perdana Juni 2025 di Salt Lake City, seorang demonstran tewas dan satu lainnya terluka akibat penembakan oleh relawan keamanan setelah melihat seseorang membawa senjata api.

Gelombang protes terbaru ini menegaskan meningkatnya polarisasi politik di AS, sekaligus menunjukkan bahwa ruang publik masih menjadi arena utama bagi warga untuk menyuarakan ketidakpuasan terhadap arah kebijakan pemerintah. (Sputnik/Anadolu)

Berita Terkait

Pakistan Dapatkan Kepercayaan AS dan Iran untuk Fasilitasi Dialog Kedua Negara
Malaysia Dukung Pakistan Tuan Rumah Dialog AS–Iran: Untuk Perdamaian Nyata
Gelombang Protes Serangan Amerika terhadap Iran Meluas di Eropa, Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan
Israel Serang Jembatan Strategis di Sungai Litani, Eskalasi Memanas di Lebanon Selatan
Trump Klaim Telah Ada Dialog dan Perubahan Rezim di Iran, Teheran Bantah Keras
Pasukan AS ke Pulau Kharg Berisiko, Eks Pejabat Kontraterorisme: Bisa ‘Tersandera’ Persenjataan Iran
Sekjen PBB: Hentikan Operasi Militer AS-Israel ke Iran sebelum Lepas Kendali dan Sengsarakan Dunia
Trump Klaim Iran ‘Hancur Total’, Kritik Pemberitaan The New York Times

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 23:18 WIB

8 Juta Pendemo Tolak Pemerintahan Trump, ‘No Kings’ Menggema di 50 Negara Bagian AS

Senin, 30 Maret 2026 - 16:19 WIB

Pakistan Dapatkan Kepercayaan AS dan Iran untuk Fasilitasi Dialog Kedua Negara

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:45 WIB

Malaysia Dukung Pakistan Tuan Rumah Dialog AS–Iran: Untuk Perdamaian Nyata

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:51 WIB

Gelombang Protes Serangan Amerika terhadap Iran Meluas di Eropa, Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:50 WIB

Israel Serang Jembatan Strategis di Sungai Litani, Eskalasi Memanas di Lebanon Selatan

Berita Terbaru