WNI di Qatar Desak Pemerintah Segera Lakukan Evakuasi

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Qatar – Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Qatar berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah cepat untuk mengevakuasi warganya di tengah situasi keamanan yang dinilai semakin memburuk akibat eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Salah seorang WNI di Doha, Mega, SH, warga Banten salah satu alumni Fakultas Hukum Untirta yang sudah lebih 10 tahun bersama keluarga tinggal mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi yang dinilai semakin tidak kondusif. Ia menilai keselamatan WNI, termasuk perempuan dan anak-anak, perlu menjadi prioritas utama pemerintah.

“Saya berharap Presiden RI dan pemerintah segera membantu mengevakuasi WNI di Qatar. Situasi perang makin memanas dan ini menyangkut keselamatan kami beserta keluarga,” ujar Mega Rabu, (4/3/2026).

Menurutnya, sejumlah negara lain telah meningkatkan status kewaspadaan dan mengevakuasi warganya dari Qatar maupun wilayah sekitar. Ia menyebut beberapa negara telah melakukan evakuasi melalui jalur darat menuju Arab Saudi maupun menggunakan jalur udara.

“Negara lain sudah siaga dua dan warganya sudah dievakuasi. Warga Singapura diarahkan lewat darat ke Saudi lalu diterbangkan. Amerika Serikat menggunakan pesawat, Inggris juga sudah mengevakuasi warganya. Sementara Indonesia masih siaga tiga dan belum ada evakuasi,” katanya.

Mega juga menyampaikan bahwa komunikasi yang diterima dari pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

“Kami hanya mendapat informasi untuk menunggu instruksi pusat karena dianggap situasi masih aman. Padahal kondisi di lapangan membuat kami trauma. Tadi malam masih terdengar dentuman keras, kaca-kaca bergetar. Bahkan sampai sekarang masih terdengar suara ledakan,” tuturnya.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, termasuk mempertimbangkan pengiriman pesawat evakuasi apabila situasi dinilai darurat.

“Keselamatan rakyat seharusnya menjadi nomor satu. Kita berharap ada tindakan cepat sebelum situasi semakin membahayakan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah Indonesia terkait rencana evakuasi WNI di Qatar

(Yuyi Rohmatunisa)

Berita Terkait

Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”
Asia Mini Football Championship Indonesia 2027 Sambut Myanmar sebagai Peserta ke-13
Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat di Tengah Ketegangan dengan Houthi
Trump Janji Berikan 5.000 Dolar bagi Tiap Warga AS Kalau Menang Pemilu 
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung Dorong Reformasi Pro-Pertumbuhan dalam Pertemuan G20 FMCBG
Wali Nanggroe Dirawat di Penang, Mendagri Bawa Salam dan Doa Presiden
Iran Bantah Berunding dengan AS, Gandeng Oman Buka Jalur Aman di Selat Hormuz
Serangan Israel Berlanjut, Delapan Warga Gaza Tewas di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:07 WIB

Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”

Selasa, 22 September 2026 - 20:09 WIB

Asia Mini Football Championship Indonesia 2027 Sambut Myanmar sebagai Peserta ke-13

Selasa, 15 September 2026 - 20:44 WIB

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat di Tengah Ketegangan dengan Houthi

Kamis, 10 September 2026 - 18:29 WIB

Trump Janji Berikan 5.000 Dolar bagi Tiap Warga AS Kalau Menang Pemilu 

Rabu, 2 September 2026 - 15:52 WIB

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung Dorong Reformasi Pro-Pertumbuhan dalam Pertemuan G20 FMCBG

Berita Terbaru