Wakil Menteri Pertanian: Indonesia Sudah Lebih Dari Cukup Produksi Gabah

Senin, 28 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd

Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Ketahanan pangan menjadi isu strategis yang tak bisa dipisahkan dari upaya menciptakan bangsa yang sehat dan mandiri. Hal ini ditegaskan oleh Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd, dalam seminar nasional bertema “Ketahanan Pangan Berkelanjutan” yang dilaksanakan di kampus UIN SMH Banten, Senin (28/4/2025).

Prof. Wawan menyoroti peran penting lumbung pangan nasional sebagai salah satu pilar utama ketahanan nasional. Menurutnya, ketahanan pangan tak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga sangat erat kaitannya dengan kondisi kesehatan masyarakat.

“Jika pangan tercukupi dan bergizi, maka masyarakat akan hidup sehat. Itu akan berdampak langsung pada produktivitas dan kesejahteraan,” ujar Prof. Wawan.

Ia juga mengajak semua pihak untuk mulai memperhatikan aspek kualitas dalam produksi pangan. Salah satunya dengan mengadopsi metode pertanian ramah lingkungan, termasuk penggunaan pupuk organik dan bibit unggul.

“Kita tidak bisa hanya mengejar hasil panen yang banyak. Lebih penting lagi, bagaimana pangan itu aman dan menyehatkan,” tegasnya.

Menanggapi program nasional Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto, Prof. Wawan menyambutnya sebagai langkah strategis. Menurutnya, pembangunan gudang desa dan sistem distribusi pangan yang efisien akan memperkuat rantai pasok dari tingkat lokal hingga nasional.

Di sisi lain, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkapkan bahwa produksi gabah nasional saat ini telah melampaui angka konsumsi. Indonesia disebut telah memproduksi 13,9 juta ton gabah, lebih tinggi dari kebutuhan konsumsi sebesar 10,37 juta ton.

“Kita sedang membuktikan diri sebagai calon lumbung pangan dunia. Dan ini harus dijaga dengan sinergi dari semua sektor, termasuk dunia pendidikan,” ujar Sudaryono dalam forum International Fertilizer Producers Event.

Ia juga mendorong transisi menuju pertanian berkelanjutan dengan memprioritaskan pupuk organik demi kelestarian lingkungan dan kesehatan jangka panjang.

Sebagai penutup, Prof. Wawan mengingatkan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kampus harus menjadi pusat inovasi. Kita harus hasilkan riset yang bisa langsung diaplikasikan untuk memajukan pertanian,” tutupnya.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat dan akademisi, Indonesia diyakini mampu membangun sistem pangan yang tidak hanya mandiri, tetapi juga sehat dan berkelanjutan. (Yuyi Rohmatunisa)

Berita Terkait

Dimyati: Sinergi Pemprov dan DPRD Antarkan Banten Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut
Wamendagri Bima Arya Buka Raker APPSI, Gubernur Andra Soni Perkuat Dukungan bagi UMKM
Kunjungi Desa Tegal Maja, Womenpreneur HIPMI Dorong UMKM Naik Kelas ke Pasar Jepang
APPSI Gelar Gala Dinner di Lombok, Gubernur Andra Soni Hadiri Penyambutan Peserta Raker
Polda Banten Sosialisasikan Pencegahan Premanisme untuk Wujudkan Kamtibmas Kondusif
Harapan Baru Keluarga Buruh Harian, Anak Lolos SMK Lewat Program Sekolah Gratis
Pemprov Banten Dorong Transformasi SAKIP dari Administrasi Menuju Manajemen Kinerja
Hari Koperasi Nasional ke-79, Wagub Banten Ajak Koperasi Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Dimyati: Sinergi Pemprov dan DPRD Antarkan Banten Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:00 WIB

Wamendagri Bima Arya Buka Raker APPSI, Gubernur Andra Soni Perkuat Dukungan bagi UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:30 WIB

Kunjungi Desa Tegal Maja, Womenpreneur HIPMI Dorong UMKM Naik Kelas ke Pasar Jepang

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:00 WIB

APPSI Gelar Gala Dinner di Lombok, Gubernur Andra Soni Hadiri Penyambutan Peserta Raker

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:55 WIB

Polda Banten Sosialisasikan Pencegahan Premanisme untuk Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Berita Terbaru