Trump Klaim Pembunuhan di Iran Berhenti, AS Pilih Pantau Situasi

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah orang berkumpul di lapangan Englehab meneriakkan kata-kata anti-Amerika, anti-Israel. (Anadolu)

Sejumlah orang berkumpul di lapangan Englehab meneriakkan kata-kata anti-Amerika, anti-Israel. (Anadolu)

“Kami telah menerima informasi dari sumber-sumber penting di sana. Mereka mengatakan pembunuhan telah berhenti dan eksekusi tidak akan dilakukan,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Rabu. Ia menegaskan harapannya agar informasi tersebut akurat, sembari menolak mengungkapkan sumber yang dimaksud.

Trump mengulang klaim itu dengan menekankan bahwa situasi di Iran disebut tengah mereda. Namun, ketika ditanya apakah opsi intervensi militer AS terhadap Iran telah dikesampingkan, Trump menyatakan pemerintahannya masih bersikap menunggu. “Kami akan memantau dan melihat proses yang sedang berlangsung. Kami juga menerima pernyataan yang sangat baik dari pihak-pihak yang mengetahui situasi di lapangan,” katanya.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerukan agar Washington mengedepankan jalur diplomasi. Dalam wawancara dengan Fox News pada hari yang sama, Araghchi meminta pemerintahan Trump tidak “mengulangi kesalahan yang sama” dengan mengambil langkah konfrontatif.

“Untuk saat ini, situasinya tenang. Kami sepenuhnya memegang kendali,” ujar Araghchi, menegaskan posisi Teheran di tengah sorotan internasional terhadap kondisi keamanan dan hak asasi manusia di negaranya. (ihd)

Berita Terkait

Israel Ingin Buru-buru Serang Iran, Donald Trump: Belum Diperlukan
Trump Klaim Armada AS Bergerak ke Iran, Harapkan Teheran Mau Berunding
Arab Saudi Tak Sudi Wilayahnya Digunakan Amerika Serikat untuk Menyerang Iran
Israel Tak Izinkan Jurnalis Asing Masuk Gaza, Meski Rafah Sudah Dibuka
China Enggan Berkomentar soal Dewan Perdamaian Gaza Inisiatif AS
Trump Tarik Undangan Dewan Gaza ke Kanada, Ottawa-Washington Tegang
Khawatir Inisiatif AS Geser PBB, Uni Eropa Tolak Gabung Dewan Gaza
Macron Tolak Dewan Gaza, Trump Ancam Tarif Tinggi Produk Prancis

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 23:44 WIB

Israel Ingin Buru-buru Serang Iran, Donald Trump: Belum Diperlukan

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:30 WIB

Trump Klaim Armada AS Bergerak ke Iran, Harapkan Teheran Mau Berunding

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:33 WIB

Arab Saudi Tak Sudi Wilayahnya Digunakan Amerika Serikat untuk Menyerang Iran

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:12 WIB

Israel Tak Izinkan Jurnalis Asing Masuk Gaza, Meski Rafah Sudah Dibuka

Senin, 26 Januari 2026 - 17:25 WIB

China Enggan Berkomentar soal Dewan Perdamaian Gaza Inisiatif AS

Berita Terbaru