“Kami telah menerima informasi dari sumber-sumber penting di sana. Mereka mengatakan pembunuhan telah berhenti dan eksekusi tidak akan dilakukan,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Rabu. Ia menegaskan harapannya agar informasi tersebut akurat, sembari menolak mengungkapkan sumber yang dimaksud.
Trump mengulang klaim itu dengan menekankan bahwa situasi di Iran disebut tengah mereda. Namun, ketika ditanya apakah opsi intervensi militer AS terhadap Iran telah dikesampingkan, Trump menyatakan pemerintahannya masih bersikap menunggu. “Kami akan memantau dan melihat proses yang sedang berlangsung. Kami juga menerima pernyataan yang sangat baik dari pihak-pihak yang mengetahui situasi di lapangan,” katanya.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerukan agar Washington mengedepankan jalur diplomasi. Dalam wawancara dengan Fox News pada hari yang sama, Araghchi meminta pemerintahan Trump tidak “mengulangi kesalahan yang sama” dengan mengambil langkah konfrontatif.
“Untuk saat ini, situasinya tenang. Kami sepenuhnya memegang kendali,” ujar Araghchi, menegaskan posisi Teheran di tengah sorotan internasional terhadap kondisi keamanan dan hak asasi manusia di negaranya. (ihd)













