Selasa, 27 Januari 2026

Para jurnalis merekam video bangunan di depan bagian utara pintu masuk Gaza pada Oktober 2024. (Ata Al Qattas/AFP)
Dalam sidang yang digelar Senin, para hakim memutuskan menunda putusan atas petisi FPA yang menuntut dibukanya akses bagi awak media internasional ke Gaza. Penundaan ini menambah daftar penangguhan serupa sejak petisi tersebut diajukan hampir satu setengah tahun lalu.
Surat kabar Haaretz melaporkan, perwakilan otoritas Israel menyampaikan kepada Mahkamah Agung bahwa jurnalis asing tetap tidak diperkenankan masuk ke Gaza dengan alasan risiko keamanan. Pemerintah menilai situasi di lapangan masih belum memungkinkan bagi kehadiran media internasional.
Petisi FPA merupakan upaya kedua yang diajukan ke pengadilan terkait pembatasan akses jurnalis. Petisi pertama ditolak tak lama setelah perang pecah. Sejak itu, pengadilan berulang kali mengabulkan permohonan pemerintah untuk menunda pengambilan keputusan.
Pengacara Gilad Sher, yang mewakili FPA, menyatakan pembatasan tersebut belum berubah meski kondisi di Gaza telah mengalami pergeseran signifikan. “Dua tahun setelah perang meletus, 16 bulan sejak petisi diajukan, dan tiga bulan setelah perubahan mendasar di Jalur Gaza, posisi otoritas tetap sama dan pembatasan menyeluruh masih diberlakukan,” ujarnya.
Menurut Sher, para pemohon mewakili sekitar 400 jurnalis dari lebih dari 130 organisasi media di sekitar 30 negara. Media-media tersebut menyiarkan dalam sekitar 10 bahasa dan menjangkau ratusan juta hingga miliaran audiens di seluruh dunia. FPA menilai akses jurnalis independen penting untuk memastikan peliputan yang akurat dan berimbang mengenai situasi kemanusiaan di Gaza. (ihd)
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Jumat, 29 Mei 2026 - 22:55 WIB
AS Ketahuan Ngarang Lagi, Iran Takkan Pernah Lepaskan UraniumKamis, 28 Mei 2026 - 23:23 WIB
Kerbau Bernama Donald Trump, Batal Disembelih atas Instruksi PemerintahSelasa, 26 Mei 2026 - 00:52 WIB
AS Klaim Peluang Kesepakatan Nuklir dengan Iran Kian BesarJumat, 8 Mei 2026 - 18:09 WIB
Ketegangan Selat Hormuz Berlanjut, AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Dunia MelonjakKamis, 7 Mei 2026 - 17:44 WIB
Eropa Jamin Keamanan Hormuz Asal Iran Segera Setujui Proposal Damai ASBerita Terbaru

Banten
Teuku Riefky Harsya: Java Jazz Bukan Sekadar Konser, Tapi Penguat Ekosistem Ekraf
Minggu, 31 Mei 2026 - 17:52 WIB

Nasional
Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM Harus Perkuat Sistem HAM Nasional, Bukan Picu Kegaduhan
Minggu, 31 Mei 2026 - 17:46 WIB

Nasional
Satgas PRR Wujudkan Infrastruktur Air Bersih Berkelanjutan untuk Penyintas Bencana
Minggu, 31 Mei 2026 - 17:42 WIB

Yogyakarta
Peringatan Hari Kesehatan Dunia, Aisyiyah Perkuat Gerakan Pencegahan Penyakit Tidak Menular
Minggu, 31 Mei 2026 - 17:29 WIB

