Sekjen Kemendagri Tegaskan Penerapan SIPD Bantu Pengelolaan Keuangan Daerah Lebih Transparan

Jumat, 22 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Batam, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro menegaskan, penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Republik Indonesia (RI) mampu membantu pengelolaan keuangan daerah lebih transparan. Melalui sistem tersebut, semua pihak dengan mudah mengontrol apakah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) disusun secara efisien atau justru sebaliknya.

Suhajar menekankan, tidak ada daerah yang mampu maju apabila tidak mengedepankan efisiensi, termasuk dalam pengelolaan keuangan. “Kenapa ada daerah yang lebih cepat maju dari daerah lain, itu karena dia mampu mengendalikan efisiensi, itu yang disebut dengan kemajuan yang orang-orang di dalamnya sangat erat dengan efisiensi,” jelas Suhajar saat menjadi pembicara utama pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Aplikasi SIPD RI di Swiss Belhotel Harbour Bay Batam, Kepulauan Riau, Jumat (22/12/2023).

Lebih lanjut, dia mengatakan, SIPD RI dapat merekam pihak yang mengubah mata anggaran, sehingga mereka lebih bertanggung jawab. Hal ini juga akan memudahkan sekretaris daerah (sekda) berkomunikasi dengan pihak yang terlibat dalam penyusunan perencanaan hingga penyusunan anggaran.

Di lain sisi, Suhajar menjelaskan, penyebutan SIPD RI merupakan bentuk transformasi dari SIPD yang identik dengan aplikasi milik Kemendagri. Dengan transformasi ini, SIPD menjadi aplikasi umum yang dapat dimanfaatkan oleh kementerian/lembaga lain, sehingga mendapat manfaat dari sistem tersebut. “Jadi hari ini Kemenkes dapat memonitor berapa anggaran kesehatan di sejumlah kabupaten, karena [SIPD] sudah menjadi milik bersama,” ujarnya.

Dia mengatakan, SIPD ke depan akan lebih dikembangkan agar pemerintah daerah (Pemda) dapat melihat perkembangan informasi, seperti terkait pembangunan jalan nasional di daerahnya. Dengan demikian, Pemda tidak perlu datang langsung ke pemerintah pusat karena informasinya telah tersedia di dalam sistem.

“Bahkan Bapak Presiden pun bisa mempunyai dashboard tersendiri, sehingga bisa membuka data di satu daerah tertentu, berapa PAD-nya, berapa [anggaran] untuk pengentasan kemiskinan, tersebar di OPD mana saja, digunakan untuk apa saja,” terangnya.

Dirinya meminta Pemda agar dapat betul-betul memanfaatkan SIPD RI. Dia menekankan pentingnya kemauan dari kepala daerah, sekda, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendukung pemanfaatan sistem tersebut. Pemda juga perlu memperhatikan kemampuan perangkat kerja yang bertugas mengunggah data ke dalam sistem, sehingga manfaat SIPD RI lebih optimal.

Suhajar menambahkan, Kemendagri akan terus berupaya meningkatkan kualitas SIPD RI, seperti dengan memperkuat infrastruktur jaringan dan penyimpanan data. “Ibaratnya lalu lintas informasi melalui jaringan tidak tersendat-sendat, itu tanggung jawab kita di sana, Anda yang di sini kerjakan dengan baik,” tandasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H Digelar, Kemenag Verifikasi Data Hisab dan Rukyat
Menag: Imlek 2577 Kongzili Momentum Perkuat Keadilan dan Persaudaraan
Kemendagri Dukung Kepengurusan Baru DPP APDESI Periode 2026–2031
Wamendagri Dukung Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Nusa Penida sebagai Green Island
Daryono Mundur dari Jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Terbaik di New York, Siswi MAN 4 Jakarta Harumkan Madrasah di Ajang Vogue
Indonesia Berdaya–Joyful Ramadhan Diluncurkan, Sasar 9.450 Mustahik Desil 1–3
Aceh Tamiang Terima 1.480 Ekor Sapi dari Presiden dan Kemendagri untuk Mendukung Tradisi Meugang

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:45 WIB

Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H Digelar, Kemenag Verifikasi Data Hisab dan Rukyat

Senin, 16 Februari 2026 - 22:11 WIB

Menag: Imlek 2577 Kongzili Momentum Perkuat Keadilan dan Persaudaraan

Senin, 16 Februari 2026 - 14:54 WIB

Kemendagri Dukung Kepengurusan Baru DPP APDESI Periode 2026–2031

Senin, 16 Februari 2026 - 12:45 WIB

Wamendagri Dukung Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Nusa Penida sebagai Green Island

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:39 WIB

Daryono Mundur dari Jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG

Berita Terbaru