Pj Gubernur Banten Al Muktabar Arahkan Kawasan Sitandu Sebagai Sentra Bibit dan Edukasi Pertanian

Jumat, 19 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Banten, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengarahkan Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) sebagai sentra bibit dan pemuliaan tanaman Provinsi Banten. Sekaligus sebagai tempat edukasi untuk menarik kalangan muda terjun di usaha pertanian.

Hal itu diungkap Al Muktabar usai panen bawang merah dan rambutan serta tanam cabai bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Provinsi Banten, Jumat (19/1/2024).

“Saya harapkan Sitandu ini bisa menjadi pusat riset pertanian di Provinsi Banten,” ucapnya.

Dikatakan Pemprov Banten memiliki Kawasan Sitandu. Kawasan tersebut merupakan pusat riset. Sitandu memiliki luas 18 hektar. Di kawasan ini Pemprov Banten melakukan pembudidayaan dan pemuliaan tanaman lokal Provinsi Banten.

“Pada dasarnya kita mempunyai potensi untuk memperkuat ketahanan pangan kita. Makanya kegiatan menanam ini terus kita giatkan,” ucap Al Muktabar.

Dijelaskan, saat ini di Sitandu dibudidayakan rambutan tangkue spesifik Banten lebih khusus lagi Kabupaten Lebak. Langkah ini sebagai upaya pemuliaan tanaman lokal Provinsi Banten.

Masih menurut Al Muktabar, rambutan tangkue memiliki keunggulan mudah dibuka. Saat dinikmati daging buahnya, serat bijinya tidak banyak yang ikut.

“Daging buahnya bersih,” ungkapnya.

Di Sitandu, lanjut Al Muktabar, juga dikembangkan jambu, alpukat, aren, dan sorgum. Juga dikembangkan peternakan sapi, kambing, bebek, dan ayam.

“Kita berharap ini menjadi pusat riset pengembangan dari pertanian dan peternakan,” ucapnya.

“Kawasan ini menjadi kawasan riset Provinsi Banten dalam rangka pemuliaan tanaman. Kita juga punya sawah dalam rangka pengembangan bibit padi,” tambah Al Muktabar.

Al Muktabar berharap, Kawasan Sitandu mampu menjadi model ketahanan pangan dalam berbagai aspek.

Masih menurut Al Muktabar, Provinsi Banten pada dasarnya merupakan wilayah yang dapat dikembangkan berbagai hal. Masyarakat bisa mendapatkan tambahan nilai dari aktivitas pertanian itu sendiri.

“Kita akan mengedukasi generasi muda yang kita harapkan bisa menekuni bidang pertanian dalam arti luas ini kita dorong,” ungkapnya.

“Provinsi Banten khususnya di kawasan selatan yang diwakili Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan sebagaian Kota Serang serta Kota Cilegon akan terus kita giatkan. Ini harapan kita untuk mengembangkan pertanian di Provinsi Banten,” pungkas Al Muktabar.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Serah Terima Pataka “Gawe Kuta Baluwarti” Tandai Pergantian Kepemimpinan Polda Banten
Belajar dari Catur, Wagub Banten Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Birokrasi
Serapan Tenaga Kerja Lulusan SMK Diperkuat, Pemprov Banten Gandeng Gyokai
Banten Bergerak Maju Berdampak, Andra Soni Dorong Penguatan Kolaborasi
Banten Bersiap Hadapi Musim Hujan yang Mundur hingga Desember
Perkuat Integritas Pendidikan, Wagub Banten Dorong Sinergi Semua Pihak
Sekda Banten: Penguatan SDM dan Infrastruktur Jadi Prioritas Pembangunan 2027
Pasca Bencana, Satgas PRR Tegaskan Aktivitas Ekonomi Warga Sumatera Terus Pulih

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Serah Terima Pataka “Gawe Kuta Baluwarti” Tandai Pergantian Kepemimpinan Polda Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Belajar dari Catur, Wagub Banten Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Birokrasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Serapan Tenaga Kerja Lulusan SMK Diperkuat, Pemprov Banten Gandeng Gyokai

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Banten Bergerak Maju Berdampak, Andra Soni Dorong Penguatan Kolaborasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Banten Bersiap Hadapi Musim Hujan yang Mundur hingga Desember

Berita Terbaru

PURWAKARTA

Polres Purwakarta Dialog Humanis Berlangsung Tertib

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:17 WIB