Pimpin Rakor Inflasi Minggu Pertama Bulan Ramadan, Irjen Kemendagri Ingatkan Daerah dengan Inflasi Tinggi

Rabu, 13 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi pada minggu pertama bulan Ramadan 2024. Dia mengingatkan semua pemerintah daerah (Pemda) dengan inflasi tinggi untuk memperhatikan berbagai komoditas yang mengalami kenaikan harga.

“Ini merupakan rapat koordinasi yang pertama kali di bulan Ramadan ini yang sekaligus menjadi penekanan kita untuk terus berusaha keras dapat mengatasi permasalahan-permasalahan harga dan distribusi bahan-bahan pokok penting,” katanya di Ruang Sidang Utama (RSU) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Rabu (13/3/2024).

Tomsi menyampaikan, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 Maret 2024 inflasi tahun ke tahun (Februari 2024 terhadap Februari 2023) sebesar 2,75 persen. Kemudian dia mengingatkan khusus untuk sepuluh Pemda baik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dengan inflasi tertinggi untuk melakukan langkah-langkah pengendalian.

“Ini juga masih banyak provinsi kabupaten/kota yang di atas rata-rata nasional, kami berharap bisa menjadi perhatian,” ungkapnya.

Dia menyebut, daerah-daerah dengan inflasi tertinggi itu di antaranya Kabupaten Minahasa Selatan (6,06 persen), Kabupaten Minahasa Utara (5,90 persen), Kabupaten Toli Toli (5,76 persen), dan Kabupaten Pasaman Barat (5,52 persen). Bagi daerah dengan inflasi tinggi, dirinya meminta agar kepala daerah beserta jajaran terkait bisa meneliti, mengecek, dan merapatkan kembali letak hambatan yang membuat inflasi tinggi di wilayah masing-masing.

“Selanjutnya bagi kota, kabupaten yang di bawah rata-rata nasional saya ucapkan terima kasih, agar dapat dipertahankan terus,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Tomsi menyampaikan pula kondisi terbaru Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai proksi inflasi pada minggu pertama Maret 2024. Dia menyebutkan berbagai daerah dengan IPH tertinggi, di antaranya Kabupaten Bone Bolango sebesar 10,73 persen dan Kabupaten Musi Rawas Utara sebesar 10,43 persen.

“Berikutnya yang IPH-nya minus, ada Aceh Selatan, OKU Selatan, Kepulauan Yapen, sampai dengan Pegunungan Arfak, saya ucapkan terima kasih dan di sini juga kita lihat bahwa daerah-daerahnya yang minus ini ada di Aceh, Sumsel, Papua, NTT, bahkan ada di Jawa, yaitu di Pati, kemudian di Lampung, di Maluku, Jateng di Grobogan,” ungkapnya.

Dari daerah-daerah dengan kondisi minus tersebut, Tomsi menegaskan daerah-daerah lain harus bisa belajar mendalami langkah pengendalian yang dilakukan. Misalnya dengan mempelajari model distribusi agar pasokan komoditas dapat tersalurkan secara lancar kepada masyarakat.

“Kalau dilihat daripada transportasi mungkin kalau bertetanggaan hampir bersamaan, kalau dilihat dari mungkin menanam kenapa kita tidak coba untuk ikut menanam, kalau dilihat daripada distribusi kenapa kita tidak mencoba belajar bagaimana mereka bisa mendapatkan pasokan,” jelasnya.

Di sisi lain, dalam kesempatan itu, Tomsi juga mengucapkan selamat berpuasa bagi umat Islam di seluruh Indonesia. “Saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan bagi yang melaksanakannya,” ujarnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

LBH Peradi Profesional Soroti Dugaan Kriminalisasi dalam Sidang Praperadilan Kasus Gas Portable
Verifikasi dan Validasi Data Diperkuat, Kemendagri Optimalkan Implementasi KDKMP
Akses Transportasi Padang Pariaman Berangsur Normal Usai Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung
Satgas PRR Tekankan Penguatan Tanggul Sungai sebagai Solusi Permanen Pascabanjir Tapteng
REKRUTMEN PEJABAT TIDAK BERBASIS KOMPETENSI DAN AKHLAKUL KARIMAH
Sekjen Kemendagri: Pendataan Akurat Jadi Kunci Keberhasilan Program BSPS
Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Mendagri Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Datuk Halim Halim Kader: ASTAF dan ISTAF Percayakan Wasit Muda Indonesia Pimpin Kejuaraan Internasional

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:45 WIB

LBH Peradi Profesional Soroti Dugaan Kriminalisasi dalam Sidang Praperadilan Kasus Gas Portable

Senin, 20 Juli 2026 - 19:55 WIB

Verifikasi dan Validasi Data Diperkuat, Kemendagri Optimalkan Implementasi KDKMP

Senin, 20 Juli 2026 - 19:11 WIB

Akses Transportasi Padang Pariaman Berangsur Normal Usai Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung

Senin, 20 Juli 2026 - 19:05 WIB

Satgas PRR Tekankan Penguatan Tanggul Sungai sebagai Solusi Permanen Pascabanjir Tapteng

Senin, 20 Juli 2026 - 15:33 WIB

REKRUTMEN PEJABAT TIDAK BERBASIS KOMPETENSI DAN AKHLAKUL KARIMAH

Berita Terbaru