JENDELANUSANTARA.COM, Bekasi — Komisi III DPRD Kota Bekasi mencatat tren positif dalam penyerapan tenaga kerja lokal di sejumlah kawasan industri, khususnya di wilayah Bekasi Utara. Sejumlah perusahaan dinilai mulai menunjukkan komitmen dengan memprioritaskan warga sekitar dalam proses rekrutmen.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim menyebut, langkah tersebut menjadi sinyal baik di tengah dorongan agar pertumbuhan industri di Kota Bekasi berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Salah satunya gudang distribusi FamilyMart sudah banyak menampung warga sekitar. Begitu juga dengan PT PAS dan perusahaan lainnya yang telah banyak merekrut tenaga kerja lokal,” ujar Arif, Kamis (5/3/2026).
Menurut dia, keterlibatan aktif perusahaan dalam menyerap tenaga kerja lokal tidak hanya berdampak pada penurunan angka pengangguran, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara pelaku usaha dan masyarakat di sekitar kawasan industri.
Selain mendorong prioritas bagi warga lokal, Komisi III juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi terkait lowongan pekerjaan. Transparansi dinilai krusial agar masyarakat memiliki akses informasi yang jelas, sekaligus meminimalisasi kesenjangan informasi antara perusahaan dan pencari kerja.
Arif menegaskan, keterbukaan proses rekrutmen akan menciptakan persaingan yang sehat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap dunia usaha. “Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk masyarakat. Kami memberikan apresiasi tinggi terhadap perusahaan yang sudah menampung dan memprioritaskan warga sekitar untuk bekerja,” katanya.
DPRD Kota Bekasi, lanjut dia, berkomitmen mengawal kebijakan penyerapan tenaga kerja lokal tanpa mengganggu iklim investasi. Menurut Arif, stabilitas usaha dan kepastian regulasi tetap menjadi faktor penting agar investasi terus tumbuh, sementara manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Bekasi.
Dengan keseimbangan tersebut, DPRD berharap pertumbuhan industri di Bekasi tidak hanya tercermin pada meningkatnya aktivitas usaha, tetapi juga pada bertambahnya lapangan kerja bagi warga setempat. (ihd)














