Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Pendampingan Psikologis bagi Korban Dugaan Kekerasan di Daycare

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA — Pemerintah Kota Yogyakarta menyatakan keprihatinan atas dugaan kekerasan yang menimpa anak-anak di salah satu daycare di Kota Yogyakarta dan memastikan langkah pendampingan bagi korban serta keluarga mulai dilakukan.

Dalam keterangannya, Pemkot menegaskan penanganan kasus tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pemulihan kondisi psikologis anak-anak terdampak.

“Kami sangat prihatin atas kejadian yang menimpa anak-anak di salah satu daycare di Kota Yogyakarta,” disampaikan dalam pernyataan Pemerintah Kota dalam wawancara singkat, Kamis (24/4/2026).

Pemerintah kota menyebut pendampingan akan diberikan melalui tenaga profesional, termasuk psikolog klinis, untuk memastikan proses pemulihan anak berjalan optimal.

Dalam penanganan awal, Pemerintah Kota menyiapkan pendampingan bagi anak maupun orang tua, termasuk asesmen psikologis guna meminimalisasi dampak trauma.

“Pemkot Jogja hadir untuk memberikan pendampingan bagi anak dan orang tua,” Ujar Hasto

Pemerintah Kota juga menegaskan koordinasi lintas sektor dilakukan untuk menangani persoalan ini secara komprehensif, mulai dari perlindungan anak, pemulihan psikososial, hingga langkah pengawasan terhadap layanan pengasuhan anak.

Menurut pemerintah kota, kasus tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut keamanan dan perlindungan anak di ruang pengasuhan yang seharusnya aman bagi tumbuh kembang anak.

Selain pendampingan, evaluasi terhadap tata kelola lembaga daycare juga disebut menjadi bagian yang akan diperhatikan agar kejadian serupa tidak terulang.

Pemerintah mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus kepada pihak berwenang sembari memastikan hak-hak anak korban tetap menjadi prioritas utama.

Kasus ini juga kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap lembaga pengasuhan anak, termasuk standar perlindungan anak dan sistem respons cepat bila terjadi dugaan kekerasan.

Pemkot Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk mengawal penanganan kasus hingga proses pemulihan korban berjalan tuntas. (Aga)

Berita Terkait

UMY dan Klinik Firdaus Dorong Kualitas Hidup Lansia lewat Edukasi Reproduksi
Jogja Distortion Bangun Ruang Kreatif Lewat Swaramantra Vol.5, Perkuat Ekosistem Musik Independen Jogja
BWI DIY Perkuat Peran Strategis Wakaf sebagai Solusi Perekonomian dan Kesejahteraan
Ahmad Syauqi Soeratno Kawal Kasus Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta
Menteri Ekraf Spill 3 Jurus Bikin UMKM Naik Kelas di ELC 2026
Grand Final Proliga 2026 Meriah, Danrem 072/Pamungkas Hadir Saksikan LavAni Juara
Dorong Literasi Desa, Dosen UMY Hadirkan Sambirejo Literacy Festival
Hj. Yuni Satia Rahayu: Perjuangan Kartini Bukan Sekadar Simbol Emansipasi

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:53 WIB

UMY dan Klinik Firdaus Dorong Kualitas Hidup Lansia lewat Edukasi Reproduksi

Minggu, 26 April 2026 - 21:45 WIB

Jogja Distortion Bangun Ruang Kreatif Lewat Swaramantra Vol.5, Perkuat Ekosistem Musik Independen Jogja

Minggu, 26 April 2026 - 21:22 WIB

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Pendampingan Psikologis bagi Korban Dugaan Kekerasan di Daycare

Minggu, 26 April 2026 - 19:04 WIB

BWI DIY Perkuat Peran Strategis Wakaf sebagai Solusi Perekonomian dan Kesejahteraan

Minggu, 26 April 2026 - 12:05 WIB

Ahmad Syauqi Soeratno Kawal Kasus Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta

Berita Terbaru