GSMP Jadi Andalan Sumsel Wujudkan Kemandirian Pangan dan Stabilitas Harga

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, memaparkan berbagai strategi pembangunan daerah, mulai dari upaya menekan angka kemiskinan hingga mendorong kemandirian pangan melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP). Hal tersebut disampaikan dalam podcast bersama wapemred detik.com di Griya Agung Palembang, Minggu (26/04/2026).

Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengungkapkan pengalamannya saat menjabat sebagai bupati, dengan fokus utama menurunkan angka kemiskinan. Ia menyebutkan, pada awal masa jabatannya, angka kemiskinan berada di kisaran 17 persen dan berhasil ditekan hingga satu digit dalam waktu empat tahun.

“Empat tahun kemudian saya bisa menurunkan angka kemiskinan secara signifikan hingga satu digit. Bahkan saat itu saya diundang ke Istana pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan daerah tersebut menjadi kabupaten tersejahtera di Sumsel,” ungkapnya.

Namun, saat dipercaya menjadi gubernur, angka kemiskinan di Sumsel kembali berada di kisaran 13 persen. Ia menegaskan bahwa tantangan sebagai gubernur jauh lebih kompleks dibandingkan sebagai bupati, baik dari sisi luas wilayah, karakteristik daerah, maupun peran sebagai wakil pemerintah pusat. Meski demikian, pada masa kepemimpinannya, angka kemiskinan Sumsel kembali berhasil ditekan menjadi 9,85 persen pada tahun 2025.

“Tidak boleh ada yang bertentangan. Semua harus berjalan dalam satu orkestrasi yang jelas, sejalan dengan program pusat,” katanya.

Untuk menekan kemiskinan, Herman Deru memulai dari pembenahan infrastruktur serta penurunan biaya hidup masyarakat. Ia menilai, kemiskinan tidak hanya dipengaruhi oleh rendahnya pendapatan, tetapi juga tingginya biaya hidup.

Melalui pembangunan infrastruktur dan interkoneksi antarwilayah, distribusi barang menjadi lebih efisien sehingga mampu menekan biaya transportasi. Dampaknya, harga kebutuhan pokok, khususnya pangan, menjadi lebih terjangkau.

“Dari kondisi sekitar 60 persen, infrastruktur kita meningkat menjadi di atas 90 persen dalam kondisi mantap. Ini berdampak langsung pada turunnya biaya distribusi,” jelasnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumsel juga memperkuat layanan kesehatan, termasuk program berobat gratis serta optimalisasi posyandu. Modernisasi alat timbang dari manual ke digital menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan akurasi data kesehatan anak.

Upaya tersebut berdampak signifikan terhadap penurunan angka stunting. Herman Deru menyebutkan, angka stunting yang sempat berada di kisaran hampir 25 persen pada 2021 berhasil ditekan menjadi sekitar 18 persen pada 2023.

“Sumsel menjadi salah satu provinsi dengan penurunan stunting paling signifikan, dan kita mendapat penghargaan dari Wakil Presiden,” ujarnya.

Di sektor pangan, Herman Deru menegaskan pentingnya kemandirian melalui GSMP yang mulai digagas sejak 2021. Program ini bertujuan mengubah pola pikir masyarakat dari konsumtif menjadi produktif.

“Kenapa harus beli kalau bisa menghasilkan sendiri. Pemerintah hadir memberikan bibit, pupuk, sekaligus mengubah mindset masyarakat,” katanya.

Ia menilai ketahanan pangan merupakan hal mendasar yang bahkan lebih penting dari alat utama sistem pertahanan (alutsista).

“Tidak mungkin kita bicara pertahanan kalau masyarakat lapar. Tidak mungkin menciptakan generasi cerdas jika kekurangan gizi,” tegasnya.

Meski sempat dianggap sebagai program kecil, GSMP kini dinilai mampu menjaga stabilitas harga dan mencegah panic buying di masyarakat.

Di sektor pertanian, Sumsel juga mencatat peningkatan signifikan. Dari peringkat kedelapan nasional, kini Sumsel masuk dalam tiga besar peningkatan produksi pertanian secara nasional. Bahkan, Presiden RI mengundang langsung Sumsel dalam kegiatan panen raya.

Selain itu, Herman Deru menyoroti potensi perkebunan sawit di Sumsel yang mencapai sekitar 1,4 juta hektare. Meski demikian, ia mengingatkan agar tidak terjadi alih fungsi lahan sawah menjadi perkebunan sawit.

“Yang penting jangan sampai sawah dialihfungsikan. Kita harus tetap menjaga ketahanan pangan,” katanya.

Ke depan, setelah berhasil mendorong surplus pangan, Pemerintah Provinsi Sumsel akan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas.

“Sekitar 67 persen penduduk kita akan berada di usia produktif. Ini peluang sekaligus tantangan,” ujarnya.

Dalam hal pembiayaan daerah, Herman Deru juga mendorong kreativitas pemerintah kabupaten/kota dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penguatan peran BUMD agar sesuai dengan potensi masing-masing wilayah.

Di akhir pernyataannya, Herman Deru menyampaikan harapannya agar masyarakat Sumsel dapat hidup bahagia dengan terpenuhinya kebutuhan dasar, serta merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.

“Sumsel ini heterogen, banyak suku dan latar belakang. Namun, jika rukun dan tidak ada konflik, itu sudah menjadi salah satu kunci kebahagiaan masyarakat,” tandasnya.(LSI)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Herman Deru dan DPRD Sumsel Resmi Tandatangani Kesepakatan APBD Perubahan 2026
HDCU Perkuat Digitalisasi Daerah, Sumsel Dua Kali Raih Penghargaan TP2DD
Herman Deru Ajak KKSS Sumsel Rawat Identitas dan Kebanggaan sebagai Orang Sulawesi
Lidyawati Cik Ujang Buka Peluang Ekonomi Perempuan Sumsel lewat Pelatihan Chunky Bag
Edward Candra Tekankan Penguatan Kebijakan Berbasis Data di Lingkungan OPD
Herman Deru Dorong PWPSS Sumsel Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah
Rangkul Masyarakat, Herman Deru Tekankan Peran MUI Sumsel dalam Menjaga Akidah
Edward Candra Dorong Hubungan Industrial yang Harmonis dan Sesuai Aturan

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:19 WIB

Herman Deru dan DPRD Sumsel Resmi Tandatangani Kesepakatan APBD Perubahan 2026

Jumat, 25 September 2026 - 09:25 WIB

HDCU Perkuat Digitalisasi Daerah, Sumsel Dua Kali Raih Penghargaan TP2DD

Jumat, 25 September 2026 - 09:18 WIB

Herman Deru Ajak KKSS Sumsel Rawat Identitas dan Kebanggaan sebagai Orang Sulawesi

Jumat, 25 September 2026 - 09:11 WIB

Lidyawati Cik Ujang Buka Peluang Ekonomi Perempuan Sumsel lewat Pelatihan Chunky Bag

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Edward Candra Tekankan Penguatan Kebijakan Berbasis Data di Lingkungan OPD

Berita Terbaru