Paus Kontak Netanyahu, Desak Perlindungan Tempat Ibadah Usai Israel Serang Gereja

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paus Leo XIV (Anadolu)

Paus Leo XIV (Anadolu)

JENDELANUSANTARA.COM, Vatikan City — Paus Leo XIV menghubungi langsung Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Jumat (18/7), menyusul serangan militer Israel ke Gereja Katolik Keluarga Kudus di Jalur Gaza sehari sebelumnya. Dalam percakapan itu, Paus menyerukan penghentian kekerasan serta perlindungan terhadap tempat-tempat ibadah dan umat beriman.

“Pagi ini dari kediamannya di Castel Gandolfo, Bapa Suci berbicara dengan Perdana Menteri Netanyahu setelah insiden militer yang menyebabkan korban jiwa dan luka-luka di lingkungan Gereja Keluarga Kudus,” demikian pernyataan Kantor Pers Takhta Suci.

Paus kembali menyuarakan keprihatinannya terhadap situasi kemanusiaan di Gaza dan menyerukan dimulainya kembali proses negosiasi serta gencatan senjata segera. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keselamatan umat beragama serta masyarakat sipil di wilayah konflik.

Gereja Keluarga Kudus, satu-satunya gereja Katolik di Gaza yang selama ini menjadi tempat perlindungan bagi sekitar 500 pengungsi Kristen, menjadi target serangan militer pada Kamis. Tiga orang dilaporkan tewas dan sedikitnya sepuluh lainnya luka-luka, termasuk Pastor Gabriel Romanelli selaku imam paroki.

Serangan ini memicu kecaman dari berbagai pihak dan memperdalam kekhawatiran atas eskalasi konflik di wilayah tersebut. Takhta Suci menyatakan belasungkawa mendalam dan mendesak komunitas internasional untuk bertindak demi mencegah jatuhnya korban sipil lebih lanjut. (ihd)

Berita Terkait

Ketegangan Selat Hormuz Berlanjut, AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melonjak
Eropa Jamin Keamanan Hormuz Asal Iran Segera Setujui Proposal Damai AS
Pentolan NATO Sebut AS telah Gagal, Dipermalukan Strategi Iran yang Piawai
Indonesia Ajak Uni Eropa Perkuat Kemitraan dengan ASEAN di Tengah Krisis Global
Iran Kirim Sinyal Damai ke AS lewat Pakistan, Araghchi Bawa Syarat Penghentian Konflik
UMY Gandeng Kyung Hee University Kembangkan Program Akademik dan Riset
Trump: Tidak Ada Batas Waktu untuk Akhiri Perang AS–Israel dengan Iran
Jalan Lebanon Redakan Konflik, Nego Israel Langsung untuk Gencatan Senjata

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:09 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Berlanjut, AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melonjak

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:44 WIB

Eropa Jamin Keamanan Hormuz Asal Iran Segera Setujui Proposal Damai AS

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WIB

Pentolan NATO Sebut AS telah Gagal, Dipermalukan Strategi Iran yang Piawai

Rabu, 29 April 2026 - 10:33 WIB

Indonesia Ajak Uni Eropa Perkuat Kemitraan dengan ASEAN di Tengah Krisis Global

Senin, 27 April 2026 - 18:25 WIB

Iran Kirim Sinyal Damai ke AS lewat Pakistan, Araghchi Bawa Syarat Penghentian Konflik

Berita Terbaru