Operasi Patuh Jaya Ditunda, Tapi Penindakan Pelanggar Tetap Berjalan

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, memberikan keterangan di Jakarta. (Jennus)

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, memberikan keterangan di Jakarta. (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menunda pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026. Meski demikian, penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas tetap berlangsung melalui pengawasan rutin yang dilakukan setiap hari.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, menegaskan bahwa penundaan operasi tidak berarti pengawasan di jalan menjadi longgar. Aparat kepolisian tetap menjalankan tugas menjaga ketertiban lalu lintas melalui pendekatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum.

“Kegiatan Operasi Patuh ditunda, tetapi kegiatan rutin tetap berjalan seperti biasa,” ujar Komarudin di Jakarta, Senin (8/6/2026).

Menurut dia, penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas tetap dilakukan, baik melalui sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis dan mobile, maupun melalui teguran simpatik dan tilang terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Komarudin meminta masyarakat tidak menafsirkan penundaan Operasi Patuh Jaya sebagai berkurangnya pengawasan petugas. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kata dia, tetap menjadi prioritas untuk menekan angka kecelakaan dan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas.

Ia belum menjelaskan alasan penundaan maupun jadwal baru pelaksanaan Operasi Patuh Jaya. Namun, operasi tersebut dipastikan tetap masuk dalam agenda tahunan kepolisian dan akan dilaksanakan pada waktu yang dianggap tepat.

“Operasi ini tetap menjadi bagian dari rencana kegiatan setiap tahun. Tinggal menunggu waktunya saja,” kata Komarudin.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan 2.798 personel gabungan untuk Operasi Patuh Jaya 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 8-21 Juni 2026. Operasi tersebut dirancang melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP guna meningkatkan kepatuhan berlalu lintas di tengah pertumbuhan jumlah kendaraan di Jakarta yang mencapai sekitar 3 persen per tahun. (ihd)

Berita Terkait

Kontingen PPSN VI 2026 Dilepas Menuju Malang, PK-TREN DKI Jakarta Beri Dukungan
Gemilang di WSC Shanghai 2026, Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan
Kriyanusa 2026, Ketua Dekranasda Kota Bekasi Dorong Kriya Ramah Lingkungan
Batin Wulan Pamerkan Kriya Lampung, Dorong Produk Lokal Naik Kelas ke Pasar Global
Indonesia Asri Society Resmi Dibentuk, Siap Dorong Gagasan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia
Kasus SPPG Langkat Masuk Penyelidikan Bareskrim, KP MBG Minta Mata Rantai Tanggung Jawab Diungkap
DUDI Makin Dinamis, Teknisi Ponsel Perlu Adaptif dan Kuasai Teknologi Terbaru
MagangHub Batch 3 Angkatan II Segera Dibuka, Perusahaan Bisa Daftar Jadi Mitra

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:05 WIB

Kontingen PPSN VI 2026 Dilepas Menuju Malang, PK-TREN DKI Jakarta Beri Dukungan

Selasa, 29 September 2026 - 15:27 WIB

Gemilang di WSC Shanghai 2026, Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan

Senin, 28 September 2026 - 16:51 WIB

Kriyanusa 2026, Ketua Dekranasda Kota Bekasi Dorong Kriya Ramah Lingkungan

Senin, 28 September 2026 - 10:54 WIB

Batin Wulan Pamerkan Kriya Lampung, Dorong Produk Lokal Naik Kelas ke Pasar Global

Senin, 28 September 2026 - 09:13 WIB

Indonesia Asri Society Resmi Dibentuk, Siap Dorong Gagasan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

Berita Terbaru