Nahas, Pencari Kayu Bakar di Gunungkidul Ditemukan Tewas di Dasar Luweng

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎Gunungkidul – Seorang pria paruh baya berinisial RJ (56), warga Mulusan, Paliyan, Gunungkidul, ditemukan meninggal dunia di dalam luweng yang berada di kawasan Alas Turi, Kadisobo, Girimulyo, Panggang, Rabu (17/6/2026) malam.

Korban diduga terjatuh saat beraktivitas mencari kayu bakar di area tersebut.
‎Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco, menjelaskan korban sebelumnya berpamitan kepada keluarga pada Rabu pagi untuk mencari kayu bakar di Alas Turi.

“Korban pamit kepada keluarganya untuk mencari kayu bakar sejak pagi hari,” ujarnya.

Sekitar pukul 15.30 WIB, korban sempat pulang ke rumah untuk mengambil bekal sebelum kembali menuju lokasi.

Namun hingga sore hari, korban tak kunjung kembali, membuat keluarga mulai khawatir dan berinisiatif melakukan pencarian bersama warga sekitar.

“Kelurganya beserta warga sudah berusaha mencarinya, akan tetapi tidak ditemukan,” kata Gatot.

Pencarian kemudian difokuskan di sekitar Alas Turi setelah warga menemukan sejumlah barang milik korban berupa motor, tas, gergaji, parang, dan sabit.

Tak hanya itu, petunjuk penting juga ditemukan di lokasi.

“Warga juga menemukan sepatu milik korban di bibir luweng,” ungkap Gatot. Temuan tersebut memperkuat dugaan korban terjatuh ke dalam lubang alami di kawasan karst tersebut.

Beberapa saat kemudian, personel Polsek Panggang bersama relawan SAR melakukan penyisiran dan evakuasi.

“Korban ditemukan di dasar luweng dalam kondisi meninggal dunia, dengan sejumlah luka yang diduga akibat benturan batu saat terpeleset dan jatuh,” jelas Gatot.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menyampaikan terima kasih kepada relawan, warga, serta aparat yang membantu pencarian dan evakuasi korban.(WAW)

Berita Terkait

Lewat KKI, Sleman Perkuat Pelestarian Kebaya dan Industri Kreatif Berbasis Budaya
Warga Bergerak, Diskusi Njeron Beteng Bahas Penanganan Kemacetan Jogja
Anggota Intel Sempat Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY Sampaikan Fakta di Baliknya
Perkuat Barisan, PDIP Yogyakarta Matangkan Ideologi dan Konsolidasi Kader
Mahasiswa Kepung Titik Nol, Kritik Keras Kebijakan dan Maraknya Korupsi Nasional
Transformasi Berbuah Hasil, SD Muhammadiyah Komplek Kolombo Catat Kebangkitan Menjanjikan
Mahasiswa Yogyakarta Layangkan Gugatan Moral, Kinerja Prabowo-Gibran Jadi Sorotan
UWM Yogyakarta Torehkan Akreditasi Unggul, Siap Cetak SDM Adaptif di Era Digital

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:29 WIB

Lewat KKI, Sleman Perkuat Pelestarian Kebaya dan Industri Kreatif Berbasis Budaya

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:23 WIB

Warga Bergerak, Diskusi Njeron Beteng Bahas Penanganan Kemacetan Jogja

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:58 WIB

Anggota Intel Sempat Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY Sampaikan Fakta di Baliknya

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:52 WIB

Perkuat Barisan, PDIP Yogyakarta Matangkan Ideologi dan Konsolidasi Kader

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:45 WIB

Mahasiswa Kepung Titik Nol, Kritik Keras Kebijakan dan Maraknya Korupsi Nasional

Berita Terbaru