Mahasiswa Kepung Titik Nol, Kritik Keras Kebijakan dan Maraknya Korupsi Nasional

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎Jogja – Ratusan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang tergabung dalam Aliansi UMY menggelar aksi “Merahkan Titik Nol” di Yogyakarta, Rabu (17/6/2026) siang.

‎Aksi berlangsung di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta sebagai pusat demonstrasi, menarik perhatian publik dan memantik gelombang solidaritas mahasiswa lintas kampus.

‎Mahasiswa yang tergabung bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia UMY menyuarakan kritik keras terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan rakyat.

‎“Kami hadir membawa suara rakyat kecil,” tegas Ilham selaku koordinator GMNI lapangan, “karena kebijakan hari ini semakin menjauh dari keadilan sosial.”

‎Isu pertama yang disorot massa aksi ialah kebijakan ekonomi nasional, terutama tingginya harga BBM dan kebutuhan pokok masyarakat.

‎Mereka menuntut pemerintah segera menurunkan harga kebutuhan dasar karena “beban hidup rakyat semakin berat,” menurut pernyataan peserta aksi.

‎Mahasiswa juga mendesak percepatan transisi energi nasional agar Indonesia tidak terus bergantung pada impor energi dari luar negeri.

‎“Kemandirian energi adalah kedaulatan bangsa,” seru massa, menegaskan perlunya kebijakan energi yang berorientasi kepentingan rakyat luas.
‎Program pemerintah seperti MBG, Koperasi Desa Merah Putih, dan PSN turut menjadi sasaran evaluasi keras para demonstran.

‎Mereka menilai program populis tersebut “tergesa-gesa, membebani APBN, dan belum menjawab persoalan mendasar rakyat” secara nyata.

‎Dalam isu politik internasional, mahasiswa meminta pemerintah menghentikan keterlibatan pada agenda global yang bertentangan dengan kemanusiaan universal.

‎“Indonesia harus berdiri pada prinsip perdamaian dunia,” ujar orator, “bukan terseret kepentingan politik yang melukai kemanusiaan global.”

‎Privatisasi pendidikan turut menjadi sorotan utama karena dinilai memperlebar ketimpangan akses pendidikan bagi kelompok masyarakat menengah bawah.

‎Massa menolak komersialisasi pendidikan dan menuntut APBN lebih berpihak pada sektor pendidikan serta layanan kesehatan nasional.

‎Dalam agenda reformasi, mahasiswa mendesak penghentian kriminalisasi aktivis, penolakan militerisme sipil, dan perlindungan penuh kebebasan berpendapat.

‎Tuntutan lain yang disampaikan oleh mahasiswa pengusutan secara tuntas seluruh kasus korupsi yang terkait dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Disamping itu, dilakukan pencopotan pejabat negara Anggota DPR RI Komisi IX, dan aparat penegak hukum lainnya termasuk salah satu Wakil Ketua KPK yang sudah diduga/terindikasi terlibat dalam praktik tindak pidana korupsi program MBG.

‎”Serta oknum anggota Kejaksaan dan Polri yang diduga terlibat dalam praktik korupsi program MBG,” demikian tuntutan yang mahasiswa yang disampaikan oleh Ilham (Korlap GMNI UMY).

‎Ilham menegaskan, “Reformasi agraria sejati wajib diwujudkan, hentikan perampasan tanah rakyat dan eksploitasi sumber daya atas nama pembangunan.”

‎Aksi berakhir tertib pukul 17.30 WIB dengan seruan, “Bersatulah memperjuangkan keadilan, demokrasi, dan Indonesia yang berpihak kepada rakyat.”(WAW)

Berita Terkait

Jogja Fashion Week 2026 Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya Yogyakarta ke Panggung Fashion Dunia
WJNC Festival Jadi Rangkaian Utama HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Targetkan 10.000 Wisatawan
Pemerintah Kota Yogyakarta Matangkan Persiapan HUT ke-270, Libatkan BUMN dan Stakeholder
Indonesian Custom Show 2026 Hadir di Yogyakarta, Tiga Hari Penuh Custom Culture dan Musik
Gerak Cepat Hadapi Kekeringan, Ra’Nggagas Solidarity Distribusikan 40 Tangki Air
Sembilan Pejabat Eselon II dan III Dilantik, Kajati DIY Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Walikota Yogyakarta Apresiasi Event Inklusi, Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis bagi Difabel
Komisi A DPRD Yogyakarta Minta Fasilitas Rapat Ditingkatkan untuk Dukung Kinerja Dewan

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:46 WIB

WJNC Festival Jadi Rangkaian Utama HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Targetkan 10.000 Wisatawan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Pemerintah Kota Yogyakarta Matangkan Persiapan HUT ke-270, Libatkan BUMN dan Stakeholder

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Indonesian Custom Show 2026 Hadir di Yogyakarta, Tiga Hari Penuh Custom Culture dan Musik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Gerak Cepat Hadapi Kekeringan, Ra’Nggagas Solidarity Distribusikan 40 Tangki Air

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Sembilan Pejabat Eselon II dan III Dilantik, Kajati DIY Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Berita Terbaru