Modus Baru: Penyelundupan Sabu ke Lapas Jelekong Gunakan Drone

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bandung — Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jelekong, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terungkap menggunakan modus baru. Barang haram seberat 25 gram itu dikirim melalui pesawat nirawak atau drone. Ini menjadi kali pertama modus pengiriman narkotika lewat udara ke dalam lapas berhasil digagalkan petugas.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung Komisaris Besar Polisi Aldi Subartono, Rabu (11/6/2025), mengatakan penggagalan upaya penyelundupan terjadi pada Minggu (8/6) berkat kesigapan petugas lapas yang merekam pergerakan drone sesaat setelah memasuki area udara lapas.

”Petugas langsung merekam, mengikuti pergerakan drone, dan mengamankan barang bukti sesaat setelah drone menjatuhkan paket. Dari situ kami mengidentifikasi keterlibatan salah satu narapidana,” ujar Aldi.

Pelaku diketahui bernama Alvi Muhammad (29), warga binaan yang sebelumnya divonis atas kasus narkotika. Dari hasil pemeriksaan, Alvi mengaku memesan sabu tersebut melalui media sosial, dengan sistem pembayaran transfer kepada pihak luar lapas yang bertugas menerbangkan drone.

Aldi menyebutkan, meski drone yang digunakan berhasil kabur, pihaknya bersama petugas lapas kini menganalisis rekaman video guna mengetahui jenis drone, titik terbang, dan jangkauan perangkat yang digunakan.

”Kami dalami kemungkinan keterlibatan pihak lain di luar maupun dalam lapas. Ini pertama kali terjadi di wilayah kami, dan kami anggap sebagai modus baru yang berpotensi berkembang,” ujarnya.

Peningkatan Keamanan

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Ahmad Tohari, menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat akan semakin kompleksnya tantangan pengamanan di lingkungan pemasyarakatan. Namun, ia memastikan tidak ada celah untuk kompromi terhadap keamanan.

”Modus makin canggih, tapi komitmen kami lebih kuat. Kami terus memperkuat sistem pengawasan, termasuk melalui kamera pemantau dan patroli rutin,” kata Ahmad.

Pihaknya kini tengah berkoordinasi intensif dengan aparat kepolisian dalam pengembangan kasus. Ahmad menegaskan bahwa pihak lapas terbuka terhadap kerja sama antarlembaga demi menciptakan lingkungan yang bebas dari peredaran gelap narkoba.

Upaya pengungkapan jaringan pengedar yang terlibat dalam penggunaan teknologi drone untuk penyelundupan narkotika kini menjadi perhatian khusus. Penegakan hukum dan penguatan pengawasan di area udara lapas pun dinilai mendesak untuk diatur lebih lanjut. (ihd)

Berita Terkait

Bocah Empat Tahun Tewas Setelah Empat Jam Terjebak di Lubang Proyek Manggarai
Konfrontasi Kasus Kopi DP, Pelapor Soroti Upaya Pengalihan Sengketa ke Ranah Perdata
KPK Mencium Aliran Fee Proyek Kereta Api hingga ke Luar DJKA Kemenhub
KPK Temukan Dugaan Intervensi Audit BPK untuk Ubah Opini Muara Enim
DPR Sebut Serangan terhadap Polisi yang Bertugas di Jambi Ancam Supremasi Hukum
Didakwa Terima Suap Rp4,85 Miliar, Ketua Ombudsman Mengaku Stroke Mata
Diduga Rugikan Jamaah Haji, Dua Perempuan Dilaporkan ke Polda Banten
KPK Angkut Immanuel Ebenezer dan 10 Terpidana Lain Pemerasan Sertifikat K3 ke Lapas Sukamiskin

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:59 WIB

Bocah Empat Tahun Tewas Setelah Empat Jam Terjebak di Lubang Proyek Manggarai

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:05 WIB

Konfrontasi Kasus Kopi DP, Pelapor Soroti Upaya Pengalihan Sengketa ke Ranah Perdata

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:42 WIB

KPK Mencium Aliran Fee Proyek Kereta Api hingga ke Luar DJKA Kemenhub

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:25 WIB

KPK Temukan Dugaan Intervensi Audit BPK untuk Ubah Opini Muara Enim

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:47 WIB

DPR Sebut Serangan terhadap Polisi yang Bertugas di Jambi Ancam Supremasi Hukum

Berita Terbaru