Marah atas Keputusan Mahkamah Agung, Trump Naikkan lagi Tarif Global Jadi 15 Persen

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump (L'Humanite)

Donald Trump (L'Humanite)

Dalam unggahan di media sosial, Trump menegaskan, sebagai Presiden AS ia akan segera menaikkan tarif global dari 10 persen menjadi 15 persen terhadap negara-negara yang dinilainya telah “memanfaatkan” Amerika Serikat selama puluhan tahun.

“Saya, sebagai Presiden AS, akan, berlaku segera, menaikkan tarif global 10 persen terhadap negara-negara … menjadi 15 persen sesuai batas yang sepenuhnya diizinkan dan teruji secara hukum,” tulis Trump.

Pernyataan itu muncul setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat pada Jumat (20/2) pagi waktu setempat memutuskan, dengan suara enam berbanding tiga, bahwa kebijakan tarif Trump berdasarkan International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) dinyatakan ilegal.

Putusan tersebut menjadi pukulan bagi kebijakan proteksionisme Trump yang sejak awal masa jabatannya mengandalkan instrumen tarif untuk menekan defisit perdagangan dan melindungi industri dalam negeri.

Beberapa jam setelah putusan dibacakan, Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberlakukan tarif 10 persen atas barang impor dari seluruh negara. Kini, tarif tersebut kembali dinaikkan menjadi 15 persen.

Trump menyebut dalam beberapa bulan ke depan pemerintahannya akan menetapkan dan memberlakukan tarif baru yang diklaim sah secara hukum. Ia juga menegaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari agenda “Make America Great Again” yang, menurut dia, akan dibuat “lebih hebat dari sebelumnya”.

Kenaikan tarif global ini diperkirakan akan berdampak pada hubungan dagang AS dengan mitra-mitra utamanya serta berpotensi memicu respons balasan dari negara-negara terdampa. (Xinhua)

Berita Terkait

AS Ketahuan Ngarang Lagi, Iran Takkan Pernah Lepaskan Uranium
Kerbau Bernama Donald Trump, Batal Disembelih atas Instruksi Pemerintah
AS Klaim Peluang Kesepakatan Nuklir dengan Iran Kian Besar
Ketegangan Selat Hormuz Berlanjut, AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melonjak
Eropa Jamin Keamanan Hormuz Asal Iran Segera Setujui Proposal Damai AS
Pentolan NATO Sebut AS telah Gagal, Dipermalukan Strategi Iran yang Piawai
Indonesia Ajak Uni Eropa Perkuat Kemitraan dengan ASEAN di Tengah Krisis Global
Iran Kirim Sinyal Damai ke AS lewat Pakistan, Araghchi Bawa Syarat Penghentian Konflik

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:55 WIB

AS Ketahuan Ngarang Lagi, Iran Takkan Pernah Lepaskan Uranium

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:23 WIB

Kerbau Bernama Donald Trump, Batal Disembelih atas Instruksi Pemerintah

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:52 WIB

AS Klaim Peluang Kesepakatan Nuklir dengan Iran Kian Besar

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:09 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Berlanjut, AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melonjak

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:44 WIB

Eropa Jamin Keamanan Hormuz Asal Iran Segera Setujui Proposal Damai AS

Berita Terbaru