Madonna Terganggu AI dan Algoritma: Seni Tak Bisa Diukur dari Angka

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyanyi Madonna dalam atraksinya di panggung. (Jamaludin)

Penyanyi Madonna dalam atraksinya di panggung. (Jamaludin)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang semakin pesat ikut mengubah cara manusia menciptakan karya seni. Namun, bagi bintang pop dunia Madonna, teknologi dan algoritma tidak seharusnya menjadi ukuran utama dalam proses berkesenian.

Madonna menilai perubahan besar terjadi dalam kehidupan sosial maupun industri musik. Ia mengenang masa ketika para seniman masih dapat berkumpul secara langsung, bertukar gagasan, dan menciptakan karya dalam ruang yang penuh interaksi.

“Dulu kita bisa berada di satu tempat bersama pelukis, musisi, penari, dan seniman lainnya. Lalu berkarya dari tempat yang sangat murni demi satu sama lain. Aku sangat menghargai pengalaman itu,” ujar Madonna dalam wawancara dengan Vogue Italia yang dikutip Variety, Minggu (28/6/2026).

Menurut dia, kondisi industri musik saat ini jauh berbeda. Para musisi baru tidak hanya dinilai dari kualitas karya, tetapi juga dari popularitas digital, jumlah pengikut, serta performa di berbagai platform.

“Sekarang hal seperti itu sudah tidak lagi terjadi. Untuk mendapatkan kontrak rekaman, yang dipikirkan justru berapa banyak pengikut yang kamu miliki,” katanya.

Pelantun lagu “Borderline” itu menegaskan bahwa penciptaan seni seharusnya tidak berangkat dari perhitungan angka, seperti posisi tangga lagu maupun jumlah pemutaran digital. Pandangan tersebut juga ia tuangkan dalam lirik lagu “Bring Your Love” yang berbunyi, “Don’t try to distract me with numbers” atau “Jangan mencoba mengalihkan perhatianku dengan angka-angka”.

Madonna berpendapat, ketergantungan terhadap algoritma dan AI dapat mengurangi keberanian seniman untuk mengambil risiko.

“Algoritma dan kecerdasan buatan adalah kebalikan dari keberanian mengambil risiko, dan bagiku itu juga merupakan kebalikan dari menciptakan seni,” ujarnya.

Alih-alih memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas, Madonna memilih mengambil jarak dari teknologi ketika mencari inspirasi untuk karya musik terbarunya. Ia sengaja mengurangi paparan media sosial agar ruang imajinasinya tetap terbuka.

“Belakangan ini memang sulit karena albumku dan begitu banyak hal yang berkaitan dengannya. Tetapi aku suka mengambil jeda, lalu menghilang sejenak. Karena dengan begitu imajinasimu kembali terisi,” kata Madonna.

Ia menyebut ketenangan menjadi bagian penting dalam proses kreatif. Menurut dia, seorang seniman membutuhkan waktu untuk kembali terhubung dengan lingkungan sekitar, alam, keluarga, dan kehidupan nyata.

“Kamu membutuhkan ketenangan. Juga membutuhkan hari-hari ketika hanya terhubung dengan alam, anak-anak, dan kuda-kudaku,” tuturnya.

Sebelumnya, Madonna juga pernah mengkritik budaya media sosial yang menurutnya telah menciptakan dorongan untuk terus mendokumentasikan setiap momen. Ia mengajak para penggemarnya untuk sesekali meletakkan telepon genggam dan membangun hubungan yang lebih nyata dengan orang-orang di sekitar. (ihd)

Berita Terkait

Vidi Aldiano Telah Tiada, Akhiri Perjuangan Panjang Melawan Kanker Ginjal
Kasus Ditutup, Lesty Kejora dan Rizky Billar Akan Lebih Hati-hati
BTS Buat Album Baru Penuh, Rilis 20 Maret 2026 Dilanjutkan Tur Dunia
BTS Isyaratkan Comeback Maret 2026, Album Penuh dan Tur Dirancang
Ke Prancis, George Clooney Selamatkan Keluarganya dari Paparazi AS
Gisella dan Gading: Rujuk, Hijrah, dan Ikhtiar Menjaga Keluarga
Femila Sinukaban, Gadis Batak Ini Harus Berjuang Kuasai Dialek Toba untuk Debut Akting
Sarwendah Disatroni Dua Debt Collector yang Tersesat

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:50 WIB

Madonna Terganggu AI dan Algoritma: Seni Tak Bisa Diukur dari Angka

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:25 WIB

Vidi Aldiano Telah Tiada, Akhiri Perjuangan Panjang Melawan Kanker Ginjal

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:49 WIB

Kasus Ditutup, Lesty Kejora dan Rizky Billar Akan Lebih Hati-hati

Senin, 5 Januari 2026 - 09:25 WIB

BTS Buat Album Baru Penuh, Rilis 20 Maret 2026 Dilanjutkan Tur Dunia

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:29 WIB

BTS Isyaratkan Comeback Maret 2026, Album Penuh dan Tur Dirancang

Berita Terbaru