KPK Bawa Bupati Ponorogo dan Enam Orang Lainnya ke Jakarta, OTT ke-7 di 2025

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. (Antara Foto/HO Prokopim) 

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. (Antara Foto/HO Prokopim) 

“Tujuh orang di antaranya pagi ini dibawa ke Jakarta,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu. Ia belum menyampaikan detail mengenai enam orang lainnya yang juga terjaring OTT di Ponorogo.

KPK sebelumnya mengonfirmasi ada 13 orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan di Ponorogo, termasuk Bupati Sugiri Sancoko. Penangkapan ini berkaitan dengan dugaan praktik korupsi dalam mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Lembaga antirasuah itu memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum terhadap para pihak yang ditangkap.

Kegiatan OTT di Ponorogo menjadi yang ketujuh dilakukan KPK sepanjang 2025. Sebelumnya, KPK telah melakukan enam OTT lain di berbagai daerah, mulai dari Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan (Maret), hingga Riau (November). Kasus yang diungkap beragam, mulai dari suap proyek infrastruktur hingga dugaan pemerasan pejabat kementerian.

KPK mencatat, sepanjang 2025, tren operasi tangkap tangan kembali meningkat setelah sempat menurun pada dua tahun terakhir. Sejumlah pihak menilai, intensitas OTT yang kembali tinggi menandakan pengawasan terhadap praktik korupsi di daerah dan pusat masih menjadi pekerjaan besar bagi lembaga antirasuah. (ihd)

Berita Terkait

Richard Lee dan Doktif Bersitegang soal Tuduhan Permintaan Rp200 Miliar
MA Kukuhkan Putusan Bebas Tian Bahtiar dalam Kasus Perintangan Perkara Korupsi
Tim 9 Periksa Enam Saksi, Kejagung Telusuri Aset dalam Kasus TPPU Febrie
Yusril: Polisi Tak Bisa Tindak Penghina Presiden Tanpa Pengaduan yang Bersangkutan
Perpres Ojol Tinggal Teken Presiden, Beri Kepastian Usaha Transportasi Daring
MK Tegaskan Hanya Presiden dan Wakil Presiden yang Bisa Adukan Penghinaan
Pemeriksaan Jenazah Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Libatkan Ahli DNA dan Toksikologi
Yaqut Melawan, Persoalkan Hilangnya Nama Fuad Hasan dalam Dakwaan Korupsi Haji

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Richard Lee dan Doktif Bersitegang soal Tuduhan Permintaan Rp200 Miliar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:35 WIB

MA Kukuhkan Putusan Bebas Tian Bahtiar dalam Kasus Perintangan Perkara Korupsi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Tim 9 Periksa Enam Saksi, Kejagung Telusuri Aset dalam Kasus TPPU Febrie

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Yusril: Polisi Tak Bisa Tindak Penghina Presiden Tanpa Pengaduan yang Bersangkutan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Perpres Ojol Tinggal Teken Presiden, Beri Kepastian Usaha Transportasi Daring

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Konsep Dasar Dalam Memahami dan Mengimplementasikan UULLAJ

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:17 WIB