Kementerian Ekraf Dorong Budaya Keraton Nusantara Tembus Pasar Ekraf ASEAN

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta, 13 Agustus 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) untuk membahas potensi kolaborasi dalam pengembangan kegiatan budaya. Pertemuan tersebut sekaligus membahas rencana Festival Keraton dan Masyarakat Adat ASEAN (FKMA).

“Kementerian Ekraf melihat keraton dan masyarakat adat sebagai bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan melalui ekosistem ekonomi kreatif. Pelestarian budaya perlu berjalan berdampingan dengan inovasi agar nilai-nilai tradisi tetap hidup, sekaligus dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Teuku Riefky dalam audiensi di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (13/8).

FSKN merupakan organisasi masyarakat adat yang menghimpun para pemangku adat dan keraton atau kerajaan di Indonesia. Berdiri sejak 2006 dan telah berbadan hukum, organisasi tersebut menjadi wadah bagi para raja, sultan, penglingsir, pemangku adat, serta trah keraton dari berbagai wilayah Nusantara.

“Kami berharap kolaborasi dengan FSKN dapat membuka ruang yang lebih luas bagi budaya Nusantara untuk dikenal, dikembangkan, dan diapresiasi. Festival seperti FKMA dapat menjadi momentum untuk mempertemukan keragaman budaya Indonesia dengan jejaring internasional, khususnya di kawasan ASEAN,” kata Menekraf.

FKMA sendiri menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keberagaman keraton dan masyarakat adat Indonesia sekaligus membuka ruang pertemuan budaya dengan jejaring masyarakat adat di kawasan ASEAN. Ketua Umum FSKN sekaligus Raja Turikale VIII Maros, AA Mapparessa, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kolaborasi dalam pengembangan masyarakat keraton di Nusantara.

Ia menjelaskan, salah satu program yang pernah diinisiasi adalah wisata Hindu Heritage di Jakarta Selatan. Program tersebut diharapkan dapat menjadi model pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis potensi keraton di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, momentum lima abad Jakarta menjadi kesempatan yang tepat untuk mengangkat nilai-nilai budaya serta potensi keraton, termasuk di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kami ingin menciptakan momentum untuk membangun kolaborasi dan pengembangan masyarakat keraton di Nusantara. Melalui FKMA, kami menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan sebelumnya juga menginisiasi program bersama pemerintah di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Seperti Program wisata Hindu Heritage di Jakarta Selatan ini menjadi titik pangkal untuk membangun sebuah model pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif bagi keraton-keraton se-Nusantara. Kami ingin mengangkat nilai-nilai budaya dan potensi keraton, baik dari sisi pariwisata maupun ekonomi kreatif, di Jakarta sebagai pusat kegiatan nasional,” ujar AA Mapparessa.

Kementerian Ekraf akan melihat peluang sinergi festival tersebut dengan berbagai program pengembangan subsektor kreatif yang relevan. Kolaborasi lintas bidang diharapkan dapat mempertemukan kekayaan budaya dengan subsektor seni pertunjukan, seni rupa, kriya, fesyen, arsitektur, desain, hingga kuliner.

Audiensi turut dihadiri Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Dadam Mahdar, serta perwakilan Direktorat Fesyen, Direktorat Kuliner, dan unit terkait Kementerian Ekonomi Kreatif. Dari FSKN hadir sejumlah raja, sultan, dan pemangku adat dari berbagai wilayah Indonesia.(lsi)

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Mendagri Minta Pemda Siaga dan Hindari Kepanikan
Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berhenti, Ancaman Letusan Susulan Masih Tinggi
Mendagri Tito Karnavian Dorong Program Bedah Rumah Berikan Dampak Nyata bagi Masyarakat
Cari Akar Persoalan, Sekjen Kemendagri Minta Tim Pemantauan Kawal Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Wamendagri Bima Arya Dorong KDKMP Jadi Pusat Ekonomi Desa Terintegrasi
Anak Krakatau Bentuk Kubah Lava Baru Pasca Runtuhan Tubuh Gunung
Bangun Generasi Sehat, Ketum TP PKK Dorong Pelajar SMAN 2 Ternate Terapkan Pola Hidup Sehat
Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Kreatif Gali Pajak Tanpa Tekan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 21:46 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Mendagri Minta Pemda Siaga dan Hindari Kepanikan

Minggu, 6 September 2026 - 19:21 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berhenti, Ancaman Letusan Susulan Masih Tinggi

Sabtu, 5 September 2026 - 20:14 WIB

Mendagri Tito Karnavian Dorong Program Bedah Rumah Berikan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Sabtu, 5 September 2026 - 17:58 WIB

Cari Akar Persoalan, Sekjen Kemendagri Minta Tim Pemantauan Kawal Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sabtu, 5 September 2026 - 17:49 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong KDKMP Jadi Pusat Ekonomi Desa Terintegrasi

Berita Terbaru