JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Jumlah korban luka dalam peristiwa kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, bertambah menjadi 17 orang. Sejumlah korban dilaporkan mengalami luka bakar serius dengan tingkat keparahan lebih dari 50 persen.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pihaknya telah meninjau kondisi korban di rumah sakit. Dari data sementara, sebagian korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar berat.
“Data sementara ada 17 korban. Beberapa di antaranya mengalami luka bakar di atas 50 persen,” ujar Kusumo, Kamis (2/4/2026).
Meski demikian, sebagian korban lainnya telah diperbolehkan menjalani rawat jalan. Polisi masih terus memantau perkembangan kondisi para korban yang dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan.
Kusumo menjelaskan, mayoritas korban merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Sementara dari pihak pekerja SPBE, tercatat hanya dua hingga tiga orang yang turut menjadi korban.
“Korban didominasi masyarakat sekitar. Dari pekerja ada dua atau tiga orang,” katanya.
Hingga kini, penyebab kebakaran yang disertai ledakan dan semburan api tersebut masih dalam penyelidikan. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) telah diterjunkan untuk mengungkap sumber api dan faktor pemicu kejadian.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, proses penyelidikan masih berlangsung dengan melibatkan tim ahli forensik.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polres Metro Bekasi dengan melibatkan Labfor,” kata Budi.
Kebakaran terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 21.15 WIB di SPBE PT Indogas Andalan Kita, Jalan Raya Cinyosok, Kelurahan Cimuning. Api dengan cepat menjalar ke permukiman warga di sekitarnya.
Sejumlah bangunan, mulai dari rumah tinggal, kontrakan, toko, warung, hingga gudang rongsok, dilaporkan terdampak. Tingkat kerusakan bervariasi, dari sedang hingga parah.
Belasan korban luka bakar segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Aparat kepolisian kini fokus pada penanganan korban serta pengungkapan penyebab pasti kebakaran. (ihd)














