Kata Sandi Kepala Pentagon Bocor, Diduga Perangkat Pribadi Dipakai Akses Data Militer

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Washington — Sejumlah kata sandi milik Kepala Pentagon, Pete Hegseth, dilaporkan telah diretas dan tersebar di internet. Laporan The New York Times, yang dikutip oleh kantor berita RIA Novosti, menyebutkan bahwa Hegseth diduga menggunakan perangkat pribadi untuk mengakses informasi militer, sehingga menimbulkan potensi kebocoran data sensitif.

Menurut laporan tersebut, kata sandi yang terekspos kemungkinan tidak digunakan untuk akun militer atau intelijen. Namun, Hegseth disebut memakai ulang setidaknya satu kata sandi untuk beberapa akun email pribadinya. Kata sandi itu tergolong lemah: kombinasi sederhana huruf dan angka yang diyakini merupakan inisial dan tanggal tertentu.

Kebocoran terjadi pada dua insiden berbeda, yakni pada 2017 dan 2018. Pakar keamanan siber menilai celah tersebut diperburuk oleh kemudahan mengakses nomor telepon pribadi Hegseth di dunia maya. Hal ini dinilai memperbesar risiko serangan dari peretas maupun badan intelijen asing.

Insiden keamanan lain mencuat pada 24 Maret, ketika Jeffrey Goldberg, Pemimpin Redaksi The Atlantic, mengaku secara tidak sengaja ditambahkan ke dalam obrolan rahasia di aplikasi Signal oleh Penasihat Keamanan Nasional saat itu, Mike Waltz. Dalam percakapan yang melibatkan pejabat senior seperti Hegseth, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Wakil Presiden JD Vance, dibahas rincian serangan udara terhadap kelompok Houthi di Yaman.

Goldberg bahkan mempublikasikan tangkapan layar yang menunjukkan kepala Pentagon menginformasikan jenis pesawat dan target beberapa jam sebelum serangan berlangsung. Informasi itu, menurut Goldberg, berisiko mengancam keselamatan prajurit bila bocor ke pihak lawan. (ihd)

Berita Terkait

Iran Bantah Berunding dengan AS, Gandeng Oman Buka Jalur Aman di Selat Hormuz
Serangan Israel Berlanjut, Delapan Warga Gaza Tewas di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata
AS Dituding Langgar Kesepahaman, Iran Bantah Ada Perundingan dengan Washington
Delegasi Indonesia, UMJ Press dan APPTIMA Hadiri International Publishers Congress 2026 di Kuala Lumpur
Jerman Undang Tenaga Kerja Indonesia untuk Berkarier, Belajar, dan Menetap
UMY Perkokoh Reputasi Internasional dengan Menjalin Kemitraan Strategis di Laos
Jelang Pemakaman Khamenei, Militer Iran Peringatkan AS dan Israel agar Tak Picu Eskalasi
IRGC Klaim Serang Basis Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Diplomasi Iran-AS Kembali Teruji

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Iran Bantah Berunding dengan AS, Gandeng Oman Buka Jalur Aman di Selat Hormuz

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Serangan Israel Berlanjut, Delapan Warga Gaza Tewas di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:17 WIB

AS Dituding Langgar Kesepahaman, Iran Bantah Ada Perundingan dengan Washington

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:13 WIB

Delegasi Indonesia, UMJ Press dan APPTIMA Hadiri International Publishers Congress 2026 di Kuala Lumpur

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:58 WIB

Jerman Undang Tenaga Kerja Indonesia untuk Berkarier, Belajar, dan Menetap

Berita Terbaru