Kasus Dugaan Penipuan Sertifikasi Satpam Rugikan Korban hingga Rp180 Juta

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Sekitar 90 tenaga outsourcing yang bekerja sebagai petugas keamanan di salah satu dinas di Kota Yogyakarta diduga menjadi korban penipuan berkedok pengurusan sertifikasi Garda Pratama.

Total kerugian para korban diperkirakan mencapai Rp180 juta. Kasus ini memicu keprihatinan luas, terutama karena menyasar pekerja dengan penghasilan terbatas.

Dugaan penipuan ini melibatkan seorang oknum berinisial ND yang saat kejadian diketahui merupakan pegawai aktif di sebuah perusahaan pemenang tender di instansi tersebut.

ND disebut menawarkan jasa pengurusan sertifikat resmi dengan biaya Rp2 juta per orang sejak Januari 2026.

“Saat itu dijanjikan cepat jadi dan resmi dari kepolisian,” ungkap salah satu korban.

Para korban mengaku menyetorkan uang secara bertahap demi memenuhi syarat profesi sebagai satuan pengamanan.

Namun hingga kini, sertifikat yang dijanjikan tak kunjung diterbitkan secara sah.

“Kami merasa dirugikan, karena sudah membayar, tapi sertifikat tidak jelas keabsahannya. Ini sangat merugikan kami sebagai pekerja,” ujar korban lainnya.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polda DIY pada 16 April 2026. Sejumlah pihak, termasuk Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta, mendesak agar aparat penegak hukum melakukan penyelidikan menyeluruh.

“Tidak hanya individu, tetapi juga harus ditelusuri kemungkinan keterlibatan pihak perusahaan,” tegas Santoso, pengamat ketenagakerjaan, Senin (20/4/2026).

‎Santoso menilai kasus ini menunjukkan lemahnya perlindungan terhadap pekerja outsourcing yang rentan disalahgunakan.

“Perbuatan ini berpotensi melanggar pasal penipuan, penggelapan, hingga pemalsuan dokumen,” katanya.

Para korban pun berharap kasus ini segera diusut tuntas dan ada pemulihan kerugian.

“Kami hanya ingin keadilan dan uang kami kembali,” tutup perwakilan korban. (waw)

Berita Terkait

Kotak Sumbangan Pernikahan Hilang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Webinar UWM Bahas Strategi Pengelolaan Pangan Berkelanjutan di Era 5.0
Pendidikan Politik Perempuan Digelar di Jogja, Tekankan Akses dan Representasi Setara
Percikan Api dari Tiang Listrik di Jogja Terekam Video, Warga Waspada
Forum Srawung Warga Jogja, Hasto Ingatkan Pentingnya Akhlak dan Mental
Satu Remaja Hilang, Satu Selamat dalam Insiden Rip Current di Parangtritis
Paguyuban Pramurukti Mandiri Yogyakarta Fokus Perluas Jaringan Kerja Anggota
Peringati Hari Pusaka Dunia, Pameran Sumbu Filosofi Yogyakarta Digelar Dua Hari

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:48 WIB

Kotak Sumbangan Pernikahan Hilang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Senin, 20 April 2026 - 13:52 WIB

Webinar UWM Bahas Strategi Pengelolaan Pangan Berkelanjutan di Era 5.0

Senin, 20 April 2026 - 10:45 WIB

Pendidikan Politik Perempuan Digelar di Jogja, Tekankan Akses dan Representasi Setara

Senin, 20 April 2026 - 08:18 WIB

Kasus Dugaan Penipuan Sertifikasi Satpam Rugikan Korban hingga Rp180 Juta

Senin, 20 April 2026 - 08:12 WIB

Percikan Api dari Tiang Listrik di Jogja Terekam Video, Warga Waspada

Berita Terbaru