UIN Ar-Raniry Puncaki SIR 2026, PTKI Tembus Dominasi Kampus Riset Nasional

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampus UIN Ar-Ranity (Dok Kemenag)

Kampus UIN Ar-Ranity (Dok Kemenag)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menorehkan capaian penting di kancah riset nasional. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry menempati peringkat pertama kampus riset terbaik di Indonesia versi Scimago Institutions Rankings 2026.

Capaian tersebut menempatkan UIN Ar-Raniry di atas sejumlah perguruan tinggi negeri terkemuka, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Pertanian Bogor. Hasil ini menegaskan penguatan posisi PTKIN dalam lanskap riset nasional sekaligus membuka ruang kompetisi yang lebih setara dengan kampus umum.

SIR dikenal sebagai salah satu rujukan global yang mengukur kinerja institusi berbasis indikator riset, inovasi, dan dampak sosial. Dengan capaian ini, UIN Ar-Raniry tidak hanya mengangkat reputasi Kementerian Agama Republik Indonesia, tetapi juga memperkuat kontribusi Indonesia dalam peta riset internasional.

Berdasarkan pemeringkatan SIR 2026, sepuluh besar kampus riset terbaik di Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  2. Universitas Indonesia
  3. Universitas Gadjah Mada
  4. Institut Pertanian Bogor
  5. Universitas Negeri Padang
  6. Universitas Airlangga
  7. Universitas Syiah Kuala
  8. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  9. Universitas Padjadjaran
  10. Universitas Diponegoro

Kehadiran dua PTKIN dalam daftar tersebut—UIN Ar-Raniry dan UIN Sunan Kalijaga—menjadi indikator meningkatnya daya saing perguruan tinggi keagamaan dalam produksi riset bereputasi.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amin Suyitno, menyatakan capaian ini sebagai bukti konkret transformasi mutu akademik di lingkungan PTKI. “Ini menunjukkan PTKI mampu tampil sebagai pemain utama dalam ekosistem riset global. UIN Ar-Raniry menjadi rujukan dalam pengembangan riset yang unggul dan berdampak,” ujarnya di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Senada, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron, menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil konsistensi penguatan tata kelola riset, peningkatan kualitas publikasi ilmiah, serta perluasan jejaring kolaborasi internasional.

Kementerian Agama, lanjutnya, akan terus mendorong kebijakan strategis guna meningkatkan kualitas riset dan inovasi di seluruh PTKI. Upaya ini diharapkan memperkuat daya saing perguruan tinggi keagamaan Islam agar semakin adaptif, inovatif, dan berperan dalam menjawab tantangan global. (ihd)

Berita Terkait

BNPP Siapkan Program BSPS untuk 40 Daerah Perbatasan di 17 Provinsi
Wamendagri Bima Arya Dorong Sinergi Sipil-Militer untuk Hadapi Ancaman Global
Pemerintah Pastikan Bantuan Berlanjut, Penyintas Bener Meriah Bersiap Menuju Huntap
Upaya Penanganan Lubang Raksasa di Aceh Tengah Masuki Tahap Stabilisasi
BIB 2026 Dibuka, Kemenag Longgarkan Syarat Alumni Madrasah untuk Perluas Akses Studi
Kunjungan Wapres ke Papua Tekankan Penguatan Infrastruktur dan Stabilitas
Mendagri Tito Karnavian Dorong Optimalisasi APBD dan Investasi untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Sinergi Forkopimda Didorong untuk Wujudkan Pemerintahan Bersih dari Korupsi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:37 WIB

BNPP Siapkan Program BSPS untuk 40 Daerah Perbatasan di 17 Provinsi

Kamis, 23 April 2026 - 20:43 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Sinergi Sipil-Militer untuk Hadapi Ancaman Global

Kamis, 23 April 2026 - 20:37 WIB

Pemerintah Pastikan Bantuan Berlanjut, Penyintas Bener Meriah Bersiap Menuju Huntap

Kamis, 23 April 2026 - 20:29 WIB

Upaya Penanganan Lubang Raksasa di Aceh Tengah Masuki Tahap Stabilisasi

Kamis, 23 April 2026 - 16:02 WIB

BIB 2026 Dibuka, Kemenag Longgarkan Syarat Alumni Madrasah untuk Perluas Akses Studi

Berita Terbaru

Yogyakarta

Tinjau DIY, Menko AHY Fokus Sekolah Rakyat dan Green Corridor

Jumat, 24 Apr 2026 - 15:12 WIB