BIB 2026 Dibuka, Kemenag Longgarkan Syarat Alumni Madrasah untuk Perluas Akses Studi

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 resmi membuka pendaftaran hingga 31 Mei 2026. (Humas Kemenag)

Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 resmi membuka pendaftaran hingga 31 Mei 2026. (Humas Kemenag)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 resmi dibuka dengan sejumlah penyesuaian yang memberi ruang lebih luas bagi lulusan pendidikan keagamaan, khususnya madrasah.

Program kolaborasi Kementerian Agama dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini membuka pendaftaran hingga 31 Mei 2026 untuk jenjang sarjana, magister, hingga doktor, baik di dalam maupun luar negeri.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kementerian Agama, Ruchman Basori, menyampaikan bahwa secara umum skema dan jenis beasiswa tidak mengalami perubahan signifikan.

Namun, terdapat pelonggaran penting pada kriteria pelamar kategori Alumni Pendidikan Keagamaan binaan Kementerian Agama.

Tahun ini, pelamar tidak lagi harus memiliki jalur pendidikan yang sepenuhnya linear. Lulusan perguruan tinggi umum tetap dapat mendaftar program magister selama memiliki latar belakang Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat.

Demikian pula untuk jenjang sarjana, lulusan tidak harus berasal dari MA, asalkan memiliki riwayat pendidikan madrasah pada jenjang sebelumnya seperti Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Kebijakan ini, menurut Ruchman, dirancang untuk memperluas akses bagi alumni madrasah yang melanjutkan pendidikan di jalur umum agar tetap dapat memperoleh kesempatan studi lanjut melalui BIB.

Dengan pendekatan yang lebih inklusif, diharapkan lebih banyak talenta dari lingkungan pendidikan keagamaan dapat terakomodasi.

BIB 2026 menyediakan beragam skema beasiswa gelar, antara lain beasiswa unggulan keagamaan, double degree, pesantren, targeted, dan akselerasi.

Penerima beasiswa juga diberi keleluasaan memilih program studi umum, termasuk bidang teknik, di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Meski syarat diperlonggar, Ruchman menegaskan pentingnya kesiapan akademik dan mental calon pendaftar. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tetap menjadi indikator utama, di samping daya juang dan ketahanan menghadapi tantangan studi lanjut.

Adapun tahapan seleksi BIB 2026 dimulai dari pendaftaran pada 1 April hingga 31 Mei 2026, dilanjutkan seleksi administrasi pada 1–15 Juni 2026 dan pengumuman hasilnya pada 16 Juni 2026.

Masa sanggah berlangsung pada 17–18 Juni 2026, dengan pengumuman hasil sanggah pada 22 Juni 2026. Seleksi skolastik dijadwalkan 25–29 Juni 2026, disusul pengumuman pada 1 Juli 2026.

Tahap wawancara berlangsung 3–30 Juli 2026, sementara pengumuman kelulusan ditetapkan pada 27 Juli 2026. Peserta yang lolos akan mengikuti orientasi pada Agustus 2026.

Informasi lengkap mengenai persyaratan dan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi beasiswa Kementerian Agama dan portal terintegrasi LPDP.

Melalui skema yang semakin fleksibel ini, BIB diharapkan menjadi jembatan bagi generasi muda dari pendidikan keagamaan untuk melanjutkan studi sekaligus berkontribusi dalam pembangunan nasional. (ihd)

Berita Terkait

Tri Tito Karnavian: Pemberdayaan Keluarga Harus Adaptif dan Menjangkau Wilayah Terpencil
Efisiensi Anggaran dan Inovasi Pembiayaan Jadi Fokus Pembangunan Daerah di Jawa Tengah
Pungli di KUA Bekasi Utara Disanksi, Kemenag Tegaskan Nikah di Kantor Gratis
Pemerintah Perkuat Upaya Eliminasi AIDS, TBC, Malaria, dan Kusta di Papua
Program Perumahan Nasional Diperkuat, Mendagri Tito Karnavian Soroti Peran Strategis Pemda Papua
Pemerintah Perkuat Akses Hunian Layak di Papua, Mendagri Tito Karnavian Tinjau Perumahan di Sorong
Sinkronisasi Perencanaan Jadi Kunci, Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Peran Strategis Musrenbang
Pembersihan Lumpur Jadi Prioritas, Satgas PRR Kebut Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:35 WIB

Tri Tito Karnavian: Pemberdayaan Keluarga Harus Adaptif dan Menjangkau Wilayah Terpencil

Selasa, 28 April 2026 - 21:28 WIB

Efisiensi Anggaran dan Inovasi Pembiayaan Jadi Fokus Pembangunan Daerah di Jawa Tengah

Selasa, 28 April 2026 - 19:30 WIB

Pungli di KUA Bekasi Utara Disanksi, Kemenag Tegaskan Nikah di Kantor Gratis

Selasa, 28 April 2026 - 11:56 WIB

Pemerintah Perkuat Upaya Eliminasi AIDS, TBC, Malaria, dan Kusta di Papua

Selasa, 28 April 2026 - 08:24 WIB

Program Perumahan Nasional Diperkuat, Mendagri Tito Karnavian Soroti Peran Strategis Pemda Papua

Berita Terbaru