Herman Deru Dorong Generasi Muda Sumsel Berani Hadapi Perubahan Zaman

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, OKU Timur — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menghadiri Pengajian Akbar Hari Lahir (Harlah) ke-40 Pondok Pesantren Al Istiqomah yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal masyarakat Desa Sumber Harjo di halaman Ponpes Al Istiqomah, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Senin (11/05/2026) siang.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengajak masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan zaman.

“Silaturahmi jangan sampai hilang. Dulu saat saya menjadi bupati, yang memegang handphone hanya camat. Sekarang semua orang mencari sinyal. Perubahan dunia begitu cepat dan tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” ujar Herman Deru.

Ia mencontohkan perubahan pola komunikasi masyarakat, termasuk saat ibadah haji yang kini memungkinkan keluarga saling berkomunikasi melalui video call, hingga pengalaman Lebaran virtual pada masa pandemi Covid-19.

Meski teknologi berkembang pesat, Herman Deru menegaskan hubungan sosial dan kebersamaan antarmanusia tetap tidak dapat tergantikan.

“Kita tidak bisa menghindari silaturahmi. Kemajuan teknologi jangan sampai membuat kita menjadi manusia yang masa bodoh. Kita harus menjadi manusia yang peduli dan menjaga pendidikan anak-anak,” katanya.

Menurut Herman Deru, tantangan terbesar saat ini adalah mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perubahan zaman dengan tetap memiliki akhlak dan karakter yang baik.

“Anak pintar dan anak cerdas sudah banyak, anak yang berakhlak juga banyak. Tapi belum tentu mereka memiliki keberanian. Ibu-ibu di sini harus membina anak-anak agar berani tampil dan siap menghadapi perubahan,” tambahnya.

Herman Deru juga menekankan pentingnya keikhlasan dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Kunci menghadapi perubahan adalah ikhlas. Jadilah manusia yang tangguh, dan salah satu cara menjadi tangguh adalah dengan terus menjaga silaturahmi,” ungkapnya.

Sementara itu, penceramah Ustadz K.H. Anwar Zahid dalam tausiyahnya mengatakan bahwa pangkat, jabatan, dan kedudukan hanyalah titipan Allah SWT sehingga tidak layak untuk disombongkan.

“Semua akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mau turun langsung ke masyarakat dan kebijakannya benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Usai kegiatan pengajian akbar, Gubernur Herman Deru juga meninjau pembangunan Masjid Jami Darul Falah di Desa Sumber Harjo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.(lsi)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Herman Deru dan DPRD Sumsel Resmi Tandatangani Kesepakatan APBD Perubahan 2026
HDCU Perkuat Digitalisasi Daerah, Sumsel Dua Kali Raih Penghargaan TP2DD
Herman Deru Ajak KKSS Sumsel Rawat Identitas dan Kebanggaan sebagai Orang Sulawesi
Lidyawati Cik Ujang Buka Peluang Ekonomi Perempuan Sumsel lewat Pelatihan Chunky Bag
Edward Candra Tekankan Penguatan Kebijakan Berbasis Data di Lingkungan OPD
Herman Deru Dorong PWPSS Sumsel Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah
Rangkul Masyarakat, Herman Deru Tekankan Peran MUI Sumsel dalam Menjaga Akidah
Edward Candra Dorong Hubungan Industrial yang Harmonis dan Sesuai Aturan

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:19 WIB

Herman Deru dan DPRD Sumsel Resmi Tandatangani Kesepakatan APBD Perubahan 2026

Jumat, 25 September 2026 - 09:25 WIB

HDCU Perkuat Digitalisasi Daerah, Sumsel Dua Kali Raih Penghargaan TP2DD

Jumat, 25 September 2026 - 09:18 WIB

Herman Deru Ajak KKSS Sumsel Rawat Identitas dan Kebanggaan sebagai Orang Sulawesi

Jumat, 25 September 2026 - 09:11 WIB

Lidyawati Cik Ujang Buka Peluang Ekonomi Perempuan Sumsel lewat Pelatihan Chunky Bag

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Edward Candra Tekankan Penguatan Kebijakan Berbasis Data di Lingkungan OPD

Berita Terbaru