Gedung Putih Tak Pasang Tenggat Negosiasi Nuklir, Buka Opsi Militer terhadap Iran

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden AD Donald Trump dan Ayatollah Ali Khamenei. 

Presiden AD Donald Trump dan Ayatollah Ali Khamenei. 

JENDELANUSANTARA.COM, Washington Gedung Putih menolak menetapkan tenggat waktu bagi perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pemerintah AS menyatakan masih menunggu kejelasan sikap Teheran dalam beberapa pekan mendatang.

“Diplomasi selalu menjadi opsi pertama beliau,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam taklimat pers harian, merujuk pada Presiden Donald Trump.

Meski demikian, Leavitt menegaskan terdapat “banyak alasan dan argumen” yang dapat mendasari tindakan militer terhadap Iran. Ia menolak menetapkan batas waktu perundingan dan menyatakan tidak akan “menetapkan tenggat atas nama presiden”.

Sehari sebelumnya, Wakil Presiden JD Vance menyebut perundingan menunjukkan sejumlah tanda positif. Namun, ia menekankan “garis merah” utama Washington belum terpenuhi, tanpa merinci poin yang dimaksud.

Laporan Axios pada Selasa (17/2/2026) menyebut Gedung Putih kian mendekati opsi aksi militer jika diplomasi gagal. Seorang penasihat presiden bahkan mengestimasi “peluang 90 persen” terjadinya serangan dalam beberapa pekan ke depan apabila tidak tercapai kesepakatan.

Menurut laporan tersebut, operasi militer AS berpotensi berupa kampanye berskala besar selama beberapa pekan, dengan kemungkinan melibatkan Israel. Targetnya mencakup program nuklir dan rudal Iran serta dapat menimbulkan ancaman serius terhadap kepemimpinan Teheran.

Situasi ini menempatkan kawasan Timur Tengah kembali dalam ketidakpastian, di tengah tarik-menarik antara jalur diplomasi dan potensi eskalasi militer yang kian terbuka. (sputnik/ihd)

Berita Terkait

AS Ketahuan Ngarang Lagi, Iran Takkan Pernah Lepaskan Uranium
Kerbau Bernama Donald Trump, Batal Disembelih atas Instruksi Pemerintah
AS Klaim Peluang Kesepakatan Nuklir dengan Iran Kian Besar
Ketegangan Selat Hormuz Berlanjut, AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melonjak
Eropa Jamin Keamanan Hormuz Asal Iran Segera Setujui Proposal Damai AS
Pentolan NATO Sebut AS telah Gagal, Dipermalukan Strategi Iran yang Piawai
Indonesia Ajak Uni Eropa Perkuat Kemitraan dengan ASEAN di Tengah Krisis Global
Iran Kirim Sinyal Damai ke AS lewat Pakistan, Araghchi Bawa Syarat Penghentian Konflik

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:55 WIB

AS Ketahuan Ngarang Lagi, Iran Takkan Pernah Lepaskan Uranium

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:23 WIB

Kerbau Bernama Donald Trump, Batal Disembelih atas Instruksi Pemerintah

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:52 WIB

AS Klaim Peluang Kesepakatan Nuklir dengan Iran Kian Besar

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:09 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Berlanjut, AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melonjak

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:44 WIB

Eropa Jamin Keamanan Hormuz Asal Iran Segera Setujui Proposal Damai AS

Berita Terbaru