Garuda Muda Tetap Dipercayakan ke Vanenburg pada Kualifikasi Piala Asia U-23

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerald Vanenburg (PSSI)

Gerald Vanenburg (PSSI)

Meski Gagal Juara ASEAN, Erick Thohir Nilai Kinerja Pelatih Sudah Bagus

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Pelatih asal Belanda, Gerald Vanenburg, tetap dipercaya menangani tim nasional U-23 Indonesia pada babak kualifikasi Piala Asia U-23 2026, yang akan digelar di Sidoarjo, September mendatang. Keputusan ini diambil meskipun Garuda Muda gagal meraih gelar juara di Kejuaraan ASEAN U-23 2025 usai dikalahkan Vietnam 0-1 pada laga final, Selasa (29/7/2025), di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan Vanenburg masih menjadi pilihan utama federasi untuk mengawal skuad muda Indonesia menuju turnamen kontinental. “Untuk kualifikasi AFC, Gerald tetap pelatihnya. Nanti untuk SEA Games 2025 akan dibahas bersama Badan Tim Nasional,” ujar Erick selepas laga final.

Tuan Rumah Grup J

Pada kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Indonesia tergabung di Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau. Seluruh pertandingan akan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Sebanyak 11 juara grup dan empat runner-up terbaik berhak melaju ke putaran final di Arab Saudi, Januari 2026.

Indonesia menargetkan bisa kembali lolos ke putaran final, seperti pada edisi 2024 di Qatar, ketika Garuda Muda di bawah Shin Tae-yong berhasil mencapai semifinal dan menjadi finalis. Saat itu, Indonesia nyaris tampil di Olimpiade Paris 2024, tetapi gagal setelah takluk dari Guinea pada laga play-off di Prancis.

Rekam Jejak Vanenburg

Vanenburg menjalani lima pertandingan bersama timnas U-23 di Kejuaraan ASEAN 2025. Ia mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Garuda Muda mencetak total 10 gol dan hanya kebobolan dua gol, yang terjadi di laga semifinal dan final.

Debutnya berlangsung gemilang, dengan kemenangan 8-0 atas Brunei Darussalam. Namun, lini serang dinilai belum tampil maksimal di partai puncak.

“Bagus, saya rasa bagus,” kata Erick tentang kinerja Vanenburg. “Tadi kita lihat lini serangnya belum maksimal. Beberapa kali mencoba menyerang dari kanan dan kiri, tapi kurang berhasil. Ini yang nanti akan dievaluasi untuk perbaikan,” ujarnya.

Vanenburg, yang pernah membawa Belanda juara Piala Eropa 1988 saat masih aktif sebagai pemain, kini diharapkan dapat mengembangkan potensi Garuda Muda lebih jauh menuju level Asia. Tantangan berikutnya, menembus putaran final dan menjaga peluang tampil di Olimpiade Los Angeles 2028. (ihd)

Berita Terkait

Persija Tundukkan Persib 2-1, Gol Mamut di Masa Tambahan Waktu Jadi Penentu
Dedi Mulyadi dan Dedi Supriyadi Kompak Minta Bobotoh Tak ke Jakarta
Shin Tae-yong Optimistis Persija Segera Capai Performa PuncakjJ
Tunjuk Tundra Meliala Jadi Waketum, KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia
Shin Tae-yong Tak Pedulikan Skor, Persija Fokus Matangkan Permainan
Bilal Hasan Tantang Petarung Peru pada Debut UFC Kelas Terbang di Shanghai
Petarung Indonesia Bilal Hasan Tembus UFC, Dana White Tak Sabar Saksikan Debutnya
Arsenal Tutup Pramusim dengan Kemenangan atas Como lewat Adu Penalti

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:17 WIB

Persija Tundukkan Persib 2-1, Gol Mamut di Masa Tambahan Waktu Jadi Penentu

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WIB

Dedi Mulyadi dan Dedi Supriyadi Kompak Minta Bobotoh Tak ke Jakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Shin Tae-yong Optimistis Persija Segera Capai Performa PuncakjJ

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Tunjuk Tundra Meliala Jadi Waketum, KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Shin Tae-yong Tak Pedulikan Skor, Persija Fokus Matangkan Permainan

Berita Terbaru