FGD Strategi Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Pj Sekda: Pemdes Ujung Tombak Keberhasilan Program

Selasa, 12 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Banten, Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Banten Virgojanti berharap peran Pemerintahan Desa (Pemdes) lebih ditingkatkan lagi dalam mendukung berbagai program pemerintah, terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penanganan kemiskinan ekstrem.

Hal itu diungkapkan Virgojanti seusai memberikan arahan pada acara Fokus Group Discussion (FGD) Ekspose Proyek Perubahan Inovasi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Melalui Penguatan Pemberdayaan Kelembagaan Desa Pada Desa Tertinggal (Gipang Ketan Ka Desa) yang digagas oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten Usman Asshiddiqi Qohara, Selasa (12/12/2023).

Melalui inovasi itu, lanjut Virgojanti, keterlibatan aktif Pemdes dan jajaran menjadi ujung tombak keberhasilan dari program pengentasan kemiskinan ekstrem yang dilakukan oleh Pemprov Banten. Apalagi, tambahnya, dukungan Pemprov maupun Pemda saat ini begitu besar untuk penanganan berbagai program prioritas yang ujung pangkal sasarannya adalah masyarakat di pedesaan.

“Untuk itu Kepala Desa juga harus punya semangat yang tinggi dalam rangka mendayagunakan seluruh potensi yang ada, termasuk potensi anggaran yang masuk ke Desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan masalah kemiskinan ekstrem,” ujarnya.

Apalagi, kata Virgo, berbagai program itu mulai dari perencanaan, penyusunan sampai pada penganggarannya dilakukan melalui rembuk bersama warga dengan modal anggaran yang sudah diberikan oleh pemerintah.
“Makanya inovasi itu sangat strategis sekali, khususnya bagi Desa-Desa yang masih tertinggal,” katanya.

Virgo juga menekankan, dalam pelaksanaan inovasi Gipang Ketan Ka Desa itu harus ada ukurannya, bagiaman kondisi sebelum (before) dilakukan intervensi dan sesudahnya. Setelah masuk kira-kira terentaskan tidak kemiskinan ektrem disana.

“Karena kita punya target 0 persen di tahun 2024 dan sekarang posisi kita di 0,41 persen,” ucapnya.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten Usman Assidiqi Qohara mengungkapkan, ada tiga Desa yang dijadikan pilot projek dalam pelaksanaan Inovasi Gipang Ketan Ka Desa ini yakni Desa Cisaat di Kabupaten Serang, Desa Bojong Menteng Kabupaten Pandeglang dan Desa Cisangu Kabupaten Lebak.

Menurut Usman, salah satu penyebab ketertinggalan Desa itu yakni ketersediaan Sarana dan Prasarana (Sarpras) yang memadai. Oleh karena itu, dirinya melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk bisa dilakukan intervensi dalam pemenuhan kebutuhan itu.

“Penguatan pemberdayaan kelembagaan Desa ini perlu dioptimalkan, dari Kepala Desa, DPD, Keluarga, Posyandu dan juga kelembagaan Desa yang ada. Hal itu mengingat itu menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kecerdasan dan keberdayaan Desa,” ujarnya.

Dengan peningkatan kecerdasan, setiap orang tidak hanya bisa melakukan sesuatu, tapi juga melakukan pengembangannya. Kemudian pemberdayaan juga dilakukan melalui penguatan kelembagaan yang ada dari mulai PKK bisa berjalan secara optimal untuk melakukan gerakan inovatif, kreatif agar memberikan kontribusi yang besar dalam kemajuan Desa.

“Sehingga Desa itu bisa betul-betul berdaya, tidak ada lagi yang tertinggal. Semua desa bisa berkembang dan mandiri, sehingga menjadi salah satu bagian dari memajukan Banten,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Dukung Penuh Asta Cita, Ditpamobvit Polda Banten Siapkan Strategi Pengamanan Objek Vital 2026
Sekda Banten Ingatkan Pejabat Wujudkan Birokrasi Profesional melalui Kepemimpinan Efektif
Ikatan Notaris Indonesia Gelar Puncak HUT ke-118 di Banten, Dihadiri Ribuan Peserta
Irbansus Banten Dorong Sekolah Perkuat Budaya Integritas dan Transparansi Pendidikan
Wagub Banten Dimyati Perkenalkan Program Sekolah Gratis kepada Kepala Staf Kepresidenan
Penantian 25 Tahun Berakhir, Jembatan Piano Mekarsari Mulai Dibangun di Era Andra Soni
Peringati HAN 2026, Pemkab Pandeglang dan Gekrafs Hadirkan Ruang Kreatif bagi Ratusan Anak
Program Sekolah Gratis Jadi Magnet, SMK PGRI Pandeglang Catat Kenaikan Siswa Baru

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Dukung Penuh Asta Cita, Ditpamobvit Polda Banten Siapkan Strategi Pengamanan Objek Vital 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Sekda Banten Ingatkan Pejabat Wujudkan Birokrasi Profesional melalui Kepemimpinan Efektif

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

Ikatan Notaris Indonesia Gelar Puncak HUT ke-118 di Banten, Dihadiri Ribuan Peserta

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

Irbansus Banten Dorong Sekolah Perkuat Budaya Integritas dan Transparansi Pendidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:39 WIB

Wagub Banten Dimyati Perkenalkan Program Sekolah Gratis kepada Kepala Staf Kepresidenan

Berita Terbaru