Festival Perak Kotagede 2025: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Promosi Produk Lokal

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, kembali bersinar lewat Festival Perak Kotagede (FPK) #2 bertema “Jejak Perak, Inspirasi Futuristik: Dari Tradisi ke Inovasi.”

‎Mantri Pamong Praja Kotagede, Komaru Ma’arif, menegaskan, “Festival ini bertujuan mengingatkan kembali memori kolektif masyarakat tentang Kotagede sebagai penghasil kerajinan perak terbesar di Indonesia.”

‎Festival tersebut akan digelar Kamis, 23 Oktober 2025, di Universitas Cendekia Mitra Indonesia (eks Tom’s Silver), dengan perpaduan tradisi perak ratusan tahun dan inovasi digital modern.

‎“Tema ini mencerminkan perjalanan panjang perak Kotagede sejak era Mataram Islam abad ke-16, hingga kini tetap relevan secara global,” ungkap Komaru antusias.

‎FPK #2 menghadirkan pengalaman unik, termasuk workshop pembuatan cincin atau liontin, tempat pengunjung bisa membuat dan membawa pulang karya sendiri.

‎“Cukup dengan Rp100 ribu, pengunjung bisa belajar teknik dasar perak dan menikmati sensasi menjadi pengrajin profesional,” jelasnya dengan semangat promosi.

‎Selain workshop, festival menampilkan pameran, demonstrasi tatah-ukir, penyepuhan perak, serta kolaborasi antara desainer muda dan pengrajin tradisional Kotagede.

‎Menariknya, festival ini juga menandai peluncuran sistem informasi digital dan aplikasi Augmented Reality (AR) untuk mendukung promosi perajin dan produk mereka.

‎“Digitalisasi ini menjadi langkah nyata agar perak Kotagede tidak hanya dikenang, tapi juga dikenal dunia lewat teknologi,” tambah Komaru penuh keyakinan.

‎Pihak panitia mengajak masyarakat, pemerintah, dan investor hadir meramaikan acara ini. “Mari kita buktikan, Kotagede bukan sekadar sejarah, tapi masa depan perak Indonesia,” pungkasnya.

(waw)

Berita Terkait

Pimpin Muaythai Kota Yogyakarta 2026-2030, Eka Saputra Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal
Kejari Yogyakarta Targetkan Pelimpahan Cepat Kasus Dugaan Kekerasan dan Penelantaran Anak
Piala Dunia Perkuat Identitas Kolektif dan Rasa Kebersamaan Masyarakat
UKM Taekwondo UMY Harumkan Nama Kampus di Ajang Internasional GTIC II 2026
Sulit Menabung Bukan Karena Gaji Kecil, tetapi Pola Kelola Keuangan
STAK Yogyakarta Resmi Bubarkan FJD dan Bentuk Divisi Baru
Pria di Yogyakarta Tewas Terjatuh dari Pohon Nangka Saat Cari Pakan Ternak
Depok Ajak Masyarakat Berperan Aktif dalam Evaluasi Pelayanan Publik

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:41 WIB

Pimpin Muaythai Kota Yogyakarta 2026-2030, Eka Saputra Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:17 WIB

Kejari Yogyakarta Targetkan Pelimpahan Cepat Kasus Dugaan Kekerasan dan Penelantaran Anak

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:47 WIB

UKM Taekwondo UMY Harumkan Nama Kampus di Ajang Internasional GTIC II 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Sulit Menabung Bukan Karena Gaji Kecil, tetapi Pola Kelola Keuangan

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:18 WIB

STAK Yogyakarta Resmi Bubarkan FJD dan Bentuk Divisi Baru

Berita Terbaru