Ekonomi Penyintas Bencana di Sumatera Berangsur Pulih

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Microsite Sumatra Bangkit di platform e-commerce. Dok. Satgas PRR/Kementerian UKM

Microsite Sumatra Bangkit di platform e-commerce. Dok. Satgas PRR/Kementerian UKM

JENDELANUSANTARA.COM, Aceh – Pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sunatera Utara, dan Sumatera Barat menunjukkan perkembangan signifkan. Salah satunya dari peningkatan transaksi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Data Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pada 8 Mei mencatat kenaikan transaksi UMKM melalui platform e-commerce mencapai 13.209.182. Rinciannya, di Aceh terdapat sebesar 87.746 transaksi dengan 1.396 produk. Sementara di Sumut tercatat ada 9.781.946 transaksi dengan 631 produk. Adapun di Sumbar tercatat 3.339.490 transaksi dengan 101 produk.

​Total transaksi ini menunjukkan peningkatan hingga 77 persen dibandingkan kondisi pada akhir April saat transaksi UMKM di platform e-commerce baru mencapai 7.461.422 di tiga wilayah terdampak bencana Sumatera.

​Capaian peningkatan transaksi UMKM di platform e-commerce ini seiring dengan percepatan penyaluran bantuan stimulan ekonomi yang diberikan untuk menopang kehidupan ekonomi penyintas bencana di tiga daerah terdampak.

​Secara rinci, sebesar Rp250,48 miliar dari total Rp254,44 miliar bantuan stimulan ekonomi telah tersalurkan merata kepada penyintas bencana di Aceh. Kemudian sebesar Rp53,38 miliar dari total Rp62,90 miliar telah tersalurkan masif kepada penyintas bencana di Sumut. Adapun sebesar Rp16,83 miliar dari total Rp17,74 miliar telah tersalurkan kepada penyintas bencana di Sumbar.

​Juru Bicara Satgas PRR Amran menegaskan pemulihan ekonomi penyintas bencana menjadi prioritas utama dalam rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera. Ia mengatakan aktivitas ekonomi di tiga wilayah terdampak sudah berangsur pulih, seiring dengan dilakukannya pemulihan indikator ekonomi yang terdiri dari pemulihan UMKM, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan perbaikan pasar.

​”Untuk peningkatan ekonomi sudah kita dorong terus, aktivitas ekonomi sudah hampir tuntas keseluruhan,” kata Amran dalam konferensi pers Satgas PRR di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

​Sebagai langkah lanjutan, Amran menegaskan Satgas PRR akan segera menuntaskan perbaikan pasar yang belum tersentuh di tiga daerah terdampak. Langkah ini dilakukan agar roda ekonomi masyarakat di daerah bencana kembali pulih sepenuhnya.

​”Di Sumbar sudah 100 persen (pasar). Kemudian di Sumut sudah 98 persen dan di Aceh 89 persen. Jadi tinggal beberapa pasar yang sedang dimaksimalkan agar bisa ditempati secepatnya,” kata Amran.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kasatgas PRR Pastikan Hibah Antardaerah Segera Rampung untuk Dukung Pemulihan
Daerah Terdampak Bencana Diminta Tak Tunda Realisasi Tambahan TKD
Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026, Masing-masing Rp1,5 Juta
AHY: Danantara Berpotensi Dukung Pembiayaan Proyek Infrastruktur Jangka Panjang
Di Hadapan Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN Bahas Strategi Pertanahan untuk Asta Cita
Pemerintah Pusat Siapkan Rp2,7 Triliun untuk Papua, Wamendagri Ribka Haluk Minta Penyaluran Tepat Sasaran
Mahasiswa Diminta Jadi Agen Perubahan Berdaya Saing Global, Ini Pesan Wamendagri Bima Arya
Dorong Pemulihan Berkelanjutan, Kasatgas PRR Minta Bantuan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:56 WIB

Kasatgas PRR Pastikan Hibah Antardaerah Segera Rampung untuk Dukung Pemulihan

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:47 WIB

Daerah Terdampak Bencana Diminta Tak Tunda Realisasi Tambahan TKD

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:29 WIB

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026, Masing-masing Rp1,5 Juta

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:58 WIB

AHY: Danantara Berpotensi Dukung Pembiayaan Proyek Infrastruktur Jangka Panjang

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:42 WIB

Di Hadapan Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN Bahas Strategi Pertanahan untuk Asta Cita

Berita Terbaru