Diperkuat Pakta Integritas, Bupati Serang Genjot Efektivitas Anggaran

Senin, 15 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Serang, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah secara resmi menyerahkan Daftar Pelaksanaan Anggaran-Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) Tahun Anggaran 2024 di Aula Tb Suwandi Setda Kabupaten Serang, Senin (15/1/2024). Selain itu, Bupati juga meminta para kepala SKPD hingga camat menandatangani Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.

Ratu Tatu mengatakan, pakta integritas dibuat agar para pejabat di semua organisasi perangkat daerah (OPD) berjanji pada diri sendiri dalam meningkatkan efesiensi dan efektivitas program. Pakta integritas tersebut berlaku untuk semua aparatur Pemkab Serang. “Semangat kita semua, pelayanan kepada masyarakat harus lebih baik lagi, lebih baik lagi,” kata Tatu kepada wartawan.

Terkait pelaksanaan anggaran, menurut Tatu, evaluasi pertama harus dilakukan pada sisi pendapatan. Sebab menurutnya, tahun lalu terdapat dana bagi hasil pemerintah provinsi dan pusat, tidak sesuai target yang harus diterima. Hal ini berdampak pada banyak perubahan belanja SKPD.

Tatu mengungkapkan, pada akhir Desember 2023, ada sejumlah pendapatan yang tidak bisa diterima, yang berdampak pada keterlambatan sejumlah pembayaran. Termasuk harus dilakukan pemotongan tunjangan pegawai. “Semoga tidak terjadi lagi di tahun 2024,” ujarnya. Ia berharap, pemerintah pusat dan provinsi memberikan bagi hasil sesuai perencanaan.

Tatu menyatakan, pada awal tahun, OPD harus menyiasati penggunaan anggaran, terutama memprioritaskan belanja modal. “Jangan kegiatan untuk masyarakat yang dikurangi, tapi belanja rutin dari dalam kita akan kurangi,” tegasnya.

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang Rahmat Maulana mengatakan, fase awal adalah proses penyiapan dokumen belanja angggaran. “Kami prediksi, pada April itu puncaknya serapan anggaran, lebih banyak urusan. Sekarang sampai Maret, pendapatan-pendapatan kita coba konsolidasikan, untuk ke fix session,” ujarnya.

Para kepala OPD, kata Rahmat, harus memilah dan memilih kebutuhan wajib dan rutin. “Untuk fase persiapan, selesaikan dulu semua adminsitrasi dan belanja wajib. Kita bertahap, program prioritas, dan belanja untuk masyarakat harus on schedule,” ujarnya.(*)

Berita Terkait

Dimyati: Sinergi Pemprov dan DPRD Antarkan Banten Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut
Wamendagri Bima Arya Buka Raker APPSI, Gubernur Andra Soni Perkuat Dukungan bagi UMKM
Kunjungi Desa Tegal Maja, Womenpreneur HIPMI Dorong UMKM Naik Kelas ke Pasar Jepang
APPSI Gelar Gala Dinner di Lombok, Gubernur Andra Soni Hadiri Penyambutan Peserta Raker
Polda Banten Sosialisasikan Pencegahan Premanisme untuk Wujudkan Kamtibmas Kondusif
Harapan Baru Keluarga Buruh Harian, Anak Lolos SMK Lewat Program Sekolah Gratis
Pemprov Banten Dorong Transformasi SAKIP dari Administrasi Menuju Manajemen Kinerja
Hari Koperasi Nasional ke-79, Wagub Banten Ajak Koperasi Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Dimyati: Sinergi Pemprov dan DPRD Antarkan Banten Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:00 WIB

Wamendagri Bima Arya Buka Raker APPSI, Gubernur Andra Soni Perkuat Dukungan bagi UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:30 WIB

Kunjungi Desa Tegal Maja, Womenpreneur HIPMI Dorong UMKM Naik Kelas ke Pasar Jepang

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:00 WIB

APPSI Gelar Gala Dinner di Lombok, Gubernur Andra Soni Hadiri Penyambutan Peserta Raker

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:55 WIB

Polda Banten Sosialisasikan Pencegahan Premanisme untuk Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Berita Terbaru