Data Kependudukan Disebut Jadi Tulang Punggung Pelayanan Publik Nasional

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Depok — Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam pengelolaan data kependudukan di era digital. Infrastruktur yang kuat, menurutnya, tidak akan memberikan hasil optimal tanpa didukung kapasitas SDM yang memadai.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelola Data Kependudukan bagi Aparat Disdukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2026 Angkatan I di Savero Hotel, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026).

Dalam arahannya, Teguh menekankan bahwa pembangunan sistem kependudukan tidak hanya berfokus pada penguatan infrastruktur seperti server, jaringan, dan keamanan siber, tetapi juga harus diimbangi dengan kesiapan SDM sebagai pengelola utama.

“Kalau infrastruktur jaringan cybersecurity kuat tapi SDM-nya jebol, apa artinya?” tegasnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas aparatur Dukcapil seiring percepatan transformasi digital yang tengah dijalankan. Melalui kebijakan Dukcapil Go Digital, pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan utama yang harus diimbangi dengan kemampuan aparatur dalam mengelola dan memanfaatkannya secara optimal.

“Kalau sudah Go Digital, artinya … pemanfaatan IT [menjadi] sangat urgen,” ujarnya.

Lebih lanjut, Teguh menegaskan bahwa data kependudukan memiliki posisi strategis sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

“Data Dukcapil itu adalah memayungi, menjadi basis … [dan] tulang punggung terhadap semua pelayanan, kita mendasari semua pelayanan publik,” jelasnya.

Menurutnya, data kependudukan tidak hanya dimanfaatkan untuk pelayanan administrasi, tetapi juga menjadi rujukan dalam perencanaan pembangunan, penyaluran bantuan, hingga pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Dalam konteks tersebut, implementasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai single identity number terus diperkuat untuk mendukung pemanfaatan lintas sektor.

Teguh juga memaparkan capaian perekaman data kependudukan yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan data semester II tahun 2025, jumlah penduduk Indonesia mencapai sekitar 288 juta jiwa, dengan perekaman KTP elektronik telah melampaui 97 persen dari total wajib KTP. Angka tersebut diperkirakan terus meningkat seiring jumlah penduduk yang kini telah melebihi 289 juta jiwa.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemendagri Kembangkan Simulasi E-Voting melalui DESLab
Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP melalui Revisi PP 54 Tahun 2004
Upacara ASBN Jadi Simbol Semangat Pengabdian ASN Kemendagri
BPSDM Kemendagri Tekankan ASN Harus Inovatif dan Kolaboratif
TPG Guru Non-ASN Pesantren Mulai Cair, Kemenag: Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas
Dukcapil Kembangkan Identitas Digital untuk Integrasi Layanan Lintas Sektor
Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian: Kesuksesan Tidak Hanya Ditentukan Penampilan Fisik
Wamendagri Bima Arya Ingatkan Pentingnya Karakter dalam Membentuk Pemimpin Masa Depan

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:46 WIB

Kemendagri Kembangkan Simulasi E-Voting melalui DESLab

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:45 WIB

Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP melalui Revisi PP 54 Tahun 2004

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:14 WIB

Upacara ASBN Jadi Simbol Semangat Pengabdian ASN Kemendagri

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:09 WIB

BPSDM Kemendagri Tekankan ASN Harus Inovatif dan Kolaboratif

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:59 WIB

TPG Guru Non-ASN Pesantren Mulai Cair, Kemenag: Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Nasional

Kemendagri Kembangkan Simulasi E-Voting melalui DESLab

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:46 WIB