JENDELANUSANTARA.COM, Nusa Tenggara Timur – Tim Aksara Peduli Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyalurkan bantuan kesehatan berupa paket darurat atau emergency kit kepada Pondok Pesantren Ar Rahimiyah Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (2/11/2026). Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan kesehatan dasar santri selama proses pemulihan pascabencana.
Kunjungan ini merupakan kelanjutan rangkaian pengabdian Tim Aksara Peduli UMY setelah sebelumnya menyerahkan bantuan kesehatan kepada Puskesmas Pota.
Tim dipimpin Dr. Al Afik, M.A., bersama Dr. drg. Laelia Dwi Anggraini, Sp.KGA., dan apt. Sabtanti Harimurti, Ph.D. Kehadiran mereka disambut pimpinan pesantren beserta para santri.
Dukung Kebutuhan Kesehatan Dasar Santri
Paket bantuan disiapkan untuk mendukung pertolongan pertama dan kebutuhan kesehatan dasar di lingkungan pesantren.
Berdasarkan daftar perlengkapan Tim Aksara Peduli UMY, bantuan mencakup sarung tangan medis, masker, kasa steril, perban, antiseptik, serta sejumlah obat dan perlengkapan kesehatan lainnya.
Ketersediaan perlengkapan tersebut diharapkan membantu penanganan awal masalah kesehatan santri. Selain bantuan fisik, kehadiran tim dosen lintas bidang kesehatan diharapkan memperkuat perhatian terhadap pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan di lingkungan pendidikan.
Pesantren Berperan dalam Pemulihan Masyarakat
Dalam wawancara daring dengan Humas UMY, Selasa (3/11/2026), Al Afik menyampaikan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam membangun ketangguhan masyarakat. Karena itu, keberlangsungan pendidikan santri perlu mendapat perhatian selama proses pemulihan pascabencana.
“Pesantren Ar Rahimiyah ini adalah jantungnya Pota. Santri-santrinya adalah calon pemimpin masa depan Manggarai Timur. Melalui program Aksara Peduli dari Kemendiktisaintek ini, kami ingin memastikan proses belajar mereka tetap berjalan, bahkan harus lebih kuat pascabencana. Dari pesantren inilah ketangguhan itu lahir,” ujar Al Afik.
Menurutnya, dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan menjadi bagian penting dari pengabdian yang dijalankan tim. Bantuan kesehatan diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan aman.
Pihak pesantren menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan UMY. Dukungan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi santri dalam menjalani kegiatan pendidikan.
Mahasiswa Relawan Berbagi Motivasi Pendidikan
Kegiatan ini turut melibatkan empat mahasiswa relawan UMY, yakni Ega, Aul, Anwar, dan Rafi. Selain membantu penyaluran bantuan, mereka berinteraksi dengan santri dan berbagi pengalaman mengenai kehidupan perkuliahan.
Para mahasiswa juga memberikan motivasi tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Interaksi tersebut menjadi bagian dari pendampingan yang mencakup dukungan kesehatan, moral, dan pengembangan aspirasi pendidikan santri.
Kunjungan ke pesantren merupakan bagian dari program “Aksi Nyata Berdampak untuk Semua: Menuju Masyarakat NTT Tangguh” yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Setelah kegiatan di Puskesmas Pota dan Pondok Pesantren Ar Rahimiyah, tim dijadwalkan melanjutkan pengabdian melalui edukasi dan pendampingan masyarakat di sekitar Kelurahan Pota. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mendukung pemulihan sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat Manggarai Timur. (lsi)
Sumber : Humas Umy














