JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menggelar Student Fair 2026 sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengenal, mengeksplorasi, sekaligus terlibat dalam berbagai aktivitas kemahasiswaan. Digelar di Sportorium UMY, Rabu (30/9), kegiatan ini menghadirkan 32 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Lembaga Mahasiswa (LM), serta dua direktorat, yakni Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) dan Direktorat Kewirausahaan.
Ketua Pelaksana Student Fair 2026, Muhammad Muttaqien, S.I.Kom., M.Sn., menyampaikan bahwa antusiasme mahasiswa terhadap Student Fair terus terjaga sejak pertama kali diselenggarakan pada 2022.
“Student Fair kita mulai pada tahun 2022, kemudian berlanjut hingga sekarang. Masih bisa bertahan dan animo mahasiswa terkait acara ini sangat luar biasa sekali,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan menikmati berbagai tenant yang tersedia di sekitar Sportorium. Panitia menyiapkan voucher gratis dengan total nilai Rp100 juta yang dapat digunakan untuk berbelanja di tenant-tenant tersebut. Muttaqien mengatakan, fasilitas tersebut terutama ditujukan untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi mahasiswa baru dalam mengenal kehidupan kemahasiswaan di UMY.
Ribuan Mahasiswa Ramaikan Student Fair
Antusiasme mahasiswa juga terlihat dari jumlah pengunjung Student Fair pada tahun-tahun sebelumnya. Muttaqien menyebut, penyelenggaraan sebelumnya mencatat sekitar 3.700 pengunjung, dengan sebagian besar mahasiswa baru turut hadir. Sementara itu, Direktur Ditmawa UMY, Zain Maulana, S.IP., M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa pada Student Fair 2026 di sesi pagi jumlah mahasiswa yang hadir sudah mencapai sekitar 2.717 orang berdasarkan data yang ada saat acara berlangsung.
Ia berharap meningkatnya jumlah UKM, komunitas, serta anggota di dalamnya dapat semakin memperluas ruang partisipasi mahasiswa dalam aktivitas di luar perkuliahan.
“Semoga jumlah UKM di UMY ini semakin banyak. Begitu pula dengan jumlah komunitas dan anggotanya,” harapnya.
Student Fair 2026 juga menjadi momentum hadirnya wadah baru bagi mahasiswa. Salah satunya adalah dengan hadirsnya satu UKM baru yang siap mewarnai dinamika kegiatan mahasiswa UMY, yakni UKM Stand Up Comedy UMY. Kehadiran UKM tersebut diharapkan dapat bersinergi dengan berbagai lembaga dan komunitas mahasiswa yang telah lebih dahulu berkembang di lingkungan kampus.
Mimpi dan Networking untuk Menyiapkan Masa Depan
Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kewirausahaan, dan Alumni UMY, Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag., dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa agar tidak berhenti pada aktivitas akademik. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki mimpi, imajinasi, dan keinginan untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Karena mimpi tidak akan tercapai, maka perlu membangun networking. Networking itu sangat penting,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik. Kemampuan membangun relasi dan memiliki lingkungan pertemanan yang luas juga menjadi bagian penting dalam perjalanan mahasiswa.
“Orang bisa sukses bukan karena dia pintar semata. Ada banyak orang yang sukses bukan karena pintar, tetapi karena punya banyak teman,” ungkapnya.
Karena itu, Prof. Zuly mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai organisasi, UKM, komunitas, maupun aktivitas kemahasiswaan sebagai ruang untuk memperluas jejaring sekaligus mengembangkan kapasitas diri. Selain membangun jaringan, ia juga mengingatkan pentingnya sikap rajin dan tidak mudah mengeluh. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki daya juang dan kemauan untuk menjalani berbagai proses selama berada di perguruan tinggi.
Prof. Zuly juga menyoroti perubahan pola partisipasi mahasiswa dalam aktivitas kemahasiswaan. Ia membandingkan kondisi aktivitas mahasiswa saat ini dengan masa ketika dirinya berkuliah di Yogyakarta. Menurutnya, kegiatan seperti kelompok studi atau study club yang dahulu cukup banyak diikuti mahasiswa kini tidak lagi memiliki tingkat partisipasi yang sama. Hal tersebut menjadi perhatian karena aktivitas mahasiswa seharusnya tidak hanya menjadi kegiatan tambahan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membantu mahasiswa mempersiapkan masa depan.
“Karena itu penting diberikan inspirasi oleh para dekan, para wakil dekan dan aktivis yang lain supaya mereka memiliki imajinasi dan membangun jaringan,” ujarnya.
Melalui Student Fair 2026, UMY membuka ruang bagi mahasiswa untuk menemukan aktivitas yang sesuai dengan minat dan potensinya. Dengan puluhan UKM, lembaga mahasiswa, komunitas, serta kehadiran UKM baru, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk membangun pengalaman, jejaring, dan kemampuan yang mendukung perjalanan mereka selama di perguruan tinggi. (lsi)
Sumber : Humas Umy














