Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah, Pemprov Banten Integrasikan UMKM Halal dan Lembaga Keuangan Syariah

Selasa, 3 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Banten membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen penuh untuk memperkuat peran KDEKS di wilayahnya.

​Hal tersebut disampaikan Wagub Dimyati saat membuka Rapat Koordinasi KDEKS Provinsi Banten di Aula Bappeda Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (3/11/2026). Menurutnya, KDEKS memiliki peranan penting dalam meningkatkan perekonomian daerah, terutama di sektor ekonomi syariah.

​Peran tersebut harus dioptimalkan karena pembangunan ekonomi daerah tidak dapat dilakukan oleh Pemprov Banten semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak.

​“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pemangku kepentingan, akademisi, media, dan masyarakat harus diwujudkan,” ujar Wagub Dimyati.

​Wagub Banten berharap KDEKS mampu menjadi motor penggerak perputaran ekonomi Banten. Ia mencontohkan penerapan ekonomi syariah di Malaysia yang terbukti mampu meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) negaranya.

​“Saya berharap, melalui sinergi bersama, semua itu dapat kita wujudkan. Terlebih lagi, Banten sudah memiliki modal utama dalam menerapkan ekonomi syariah, yakni kondisi sosial dan perekonomian daerahnya,” jelasnya.

​Sementara itu, Ketua Harian KDEKS Provinsi Banten, Siti Ma’rifah, menambahkan bahwa Provinsi Banten memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kekuatan ekonomi syariah di Indonesia. Potensi tersebut sangat luas, meliputi aspek demografis dan geografis, serta ekosistem halal seperti wisata, kuliner, mode (fashion) muslim, ekosistem pesantren, keuangan, pembayaran digital, hingga gaya hidup halal.

​“Sistem ekonomi syariah merupakan hal yang harus kita hadirkan bagi masyarakat Banten yang dikenal religius. Nilai-nilai keadilan dan kejujuran di dalamnya menjadi modal utama kita,” tuturnya.

​Menurut Ma’rifah, seluruh program KDEKS terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah, serta sejalan dengan program strategis dan prioritas pemerintah.

​“Kami akan terus bergerak untuk menyosialisasikan dan menerapkan ekonomi syariah di Provinsi Banten,” pungkasnya.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Wujudkan Generasi Bebas Stunting, Pemprov Banten Pacu Sinergi Pangan Lokal dan Pemberdayaan Warga Desa
Lindungi Mental Generasi Muda, Tinawati Andra Soni Dorong Sinergi Sekolah dan PKK Cegah Perundungan di Tangsel
Bukan Cuma Bantuan Pangan, Gubernur Banten Andra Soni Pastikan Anak Warga Tangerang Bisa Sekolah Gratis
Sentuhan Humanis Polda Banten: Wakapolda Atur Lalulintas dan Beri Pesan Kamtibmas untuk Pelajar
Wagub Dimyati: Kasemen Youth Championship 2026 Jadi Momentum Melahirkan Atlet Catur Berprestasi
Cetak Generasi Qur’ani, Wagub Dimyati Ingatkan Santri Diniyah Seimbangkan Kecerdasan dan Akhlak
Wujud Partisipasi Aktif Masyarakat, Sekda Deden Puji Gelaran Turnamen Voli Putri Piala Gubernur
Tourism Riding HUT ke-26 Banten: Ratusan Biker Susuri Keindahan Wisata Alam Bumi Lada

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:29 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah, Pemprov Banten Integrasikan UMKM Halal dan Lembaga Keuangan Syariah

Selasa, 3 November 2026 - 13:36 WIB

Wujudkan Generasi Bebas Stunting, Pemprov Banten Pacu Sinergi Pangan Lokal dan Pemberdayaan Warga Desa

Senin, 2 November 2026 - 19:53 WIB

Lindungi Mental Generasi Muda, Tinawati Andra Soni Dorong Sinergi Sekolah dan PKK Cegah Perundungan di Tangsel

Senin, 2 November 2026 - 19:48 WIB

Bukan Cuma Bantuan Pangan, Gubernur Banten Andra Soni Pastikan Anak Warga Tangerang Bisa Sekolah Gratis

Senin, 2 November 2026 - 11:06 WIB

Sentuhan Humanis Polda Banten: Wakapolda Atur Lalulintas dan Beri Pesan Kamtibmas untuk Pelajar

Berita Terbaru