Akhir Tragis Gitaris Radicta: Lolos dari Tikaman, Tewas Tenggelam

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gitaris Band Radicta Muhammad Redho (Instagram)

Gitaris Band Radicta Muhammad Redho (Instagram)

JENDELANUSANTARA.COM, Banjar — Kasus kematian gitaris band Radicta, Muhammad Redho (28), masih terus diselidiki aparat kepolisian. Redho ditemukan meninggal dunia di Sungai Martapura, Kalimantan Selatan, Senin (21/7/2025), sehari setelah dilaporkan hilang. Penelusuran polisi mengungkap bahwa insiden tragis itu didahului peristiwa penganiayaan yang dipicu oleh hal sepele: kail pancing yang tersangkut di bajunya.

Peristiwa ini terjadi di kawasan bantaran Sungai Martapura, Minggu (20/7) malam. Berdasarkan pemeriksaan polisi dan keterangan para tersangka, Redho datang ke lokasi sekitar pukul 22.30 Wita dengan membawa ember dan joran pancing. Kepada ibunya, ia sempat berpamitan untuk memancing di sekitar sungai.

Namun, niat memancing itu berujung petaka. Saat hendak melempar kail, ujung kail justru menyangkut di bajunya sendiri. Redho mengumpat dan meminta bantuan salah satu warga di lokasi untuk melepaskannya. Setelah berhasil dilepas, Redho malah disarankan pulang.

Di saat itulah, Redho menyadari ponsel dan kunci motornya raib. Ia kembali mengumpat dengan nada tinggi, yang rupanya menyulut emosi beberapa orang yang berada di sana. Redho pun ditampar, lalu dianiaya secara bergiliran.

Salah satu tersangka, IB (48), bahkan sempat mencoba menikam Redho dengan pisau. Namun, tusukan itu meleset dan justru melukai IB sendiri. Tidak berhenti di situ, tersangka lain, MF (36), mendorong Redho hingga terjatuh ke bantaran sungai. Diduga panik dan ketakutan, Redho mencoba berenang menyeberangi sungai menuju Desa Pekauman Ulu.

Di tengah derasnya arus, Redho sempat berpegangan pada besi tiang jembatan. Namun, ia tak sanggup bertahan dan akhirnya hanyut. Keenam pelaku meninggalkan lokasi tanpa memastikan keselamatan korban.

Tim SAR gabungan baru menemukan jenazah Redho pada keesokan paginya, Senin (21/7), sekitar pukul 07.00 Wita, dalam kondisi mengapung di Sungai Kitano, wilayah Martapura Timur. Setelah menyelidiki laporan keluarga, polisi berhasil menangkap enam tersangka pada Kamis (24/7) dini hari. Mereka adalah KH (50), IB (48), MR (38), MF (36), GM (33), dan AH (19), seluruhnya warga setempat.

Kepala Polres Banjar, AKBP Andi Fajaruddin, mengatakan bahwa para tersangka akan dijerat dengan pasal penganiayaan yang menyebabkan kematian. “Kami masih mendalami kemungkinan adanya unsur lain dalam peristiwa ini,” ujarnya.

Pihak keluarga berharap keadilan ditegakkan dan tak ada lagi peristiwa serupa. “Kami percaya pada proses hukum. Kami juga berharap tidak ada lagi kekerasan seperti ini terjadi di lingkungan mana pun,” tutur adik kandung korban, Faried.

Redho semasa hidup dikenal sebagai sosok periang dan penggemar musik. Ia adalah gitaris dari band indie lokal Radicta yang aktif di sejumlah panggung komunitas di Kalimantan Selatan. (ihd)

Berita Terkait

Keluarga Matikan CCTV Saat KPK Geledah Rumah Ono Surono
Bongkar Sindikat Judol Kamboja, Bareskrim Tangkap Pengendali dan Ungkap Perputaran Rp3 Miliar
KPK sebut Presiden dan Wapres Taat LHKPN’ 2025, Segini Jumlah Kekayaan Gibran
KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar, Dalami Kasus Suap Bupati Bekasi
Tak Ada Perbedaan Inisial, Empat Terduga Penyiraman Andrie Yunus Anggota BAIS
Komnas HAM Dalami Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM Beri Penjelasan Komprehensif
KPK Rutankan Kembali Yaqut Seiring Agenda Pemeriksaan Lanjutan
Contraflow KM 70–36 Tol Japek Diberlakukan, Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 18:55 WIB

Keluarga Matikan CCTV Saat KPK Geledah Rumah Ono Surono

Kamis, 2 April 2026 - 14:16 WIB

Bongkar Sindikat Judol Kamboja, Bareskrim Tangkap Pengendali dan Ungkap Perputaran Rp3 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 13:51 WIB

KPK sebut Presiden dan Wapres Taat LHKPN’ 2025, Segini Jumlah Kekayaan Gibran

Rabu, 1 April 2026 - 19:41 WIB

KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar, Dalami Kasus Suap Bupati Bekasi

Senin, 30 Maret 2026 - 15:33 WIB

Tak Ada Perbedaan Inisial, Empat Terduga Penyiraman Andrie Yunus Anggota BAIS

Berita Terbaru