Pemkot Bekasi Perkuat Kolaborasi untuk Majukan Pariwisata Berbasis Digital

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bekasi memperkuat kerja sama lintas sektoral untuk pemajuan pariwisata lewat kegiatan pembinaan dan diskusi interaktif bersama Institut STIAMI. (Jennus)

Pemkot Bekasi memperkuat kerja sama lintas sektoral untuk pemajuan pariwisata lewat kegiatan pembinaan dan diskusi interaktif bersama Institut STIAMI. (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Bekasi– Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat langkah pengembangan sektor pariwisata melalui kerja sama lintas sektor. Salah satu upaya terbaru diwujudkan lewat kegiatan pembinaan dan diskusi interaktif bersama Institut STIAMI, yang menyoroti penguatan komunikasi publik, manajemen pariwisata, serta pemanfaatan teknologi digital dalam promosi destinasi wisata.

Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif antara pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku industri untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

Dalam forum yang berlangsung dinamis, peserta menggali ide-ide baru untuk mengoptimalkan potensi wisata Bekasi, mulai dari kuliner dan kebudayaan hingga pariwisata berbasis komunitas.

Perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Dzikron, menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan pariwisata tidak bisa berdiri sendiri.

“Kami membutuhkan dukungan lintas sektor, terutama dari lembaga pendidikan seperti Institut STIAMI yang memiliki keahlian di bidang komunikasi dan manajemen publik. Dengan kerja sama seperti ini, kita bisa membangun pariwisata Bekasi yang berdaya saing dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Wulan dari Institut STIAMI menyoroti pentingnya literasi digital bagi pelaku usaha pariwisata di era teknologi.

“Promosi wisata tidak lagi cukup dengan brosur atau baliho. Pelaku pariwisata harus mampu memanfaatkan media digital dan storytelling kreatif untuk menarik minat wisatawan,” jelasnya.

Kolaborasi ini akan berlanjut dalam bentuk riset terapan, pelatihan, dan pendampingan bagi pelaku UMKM sektor pariwisata. Kedua pihak juga berkomitmen mengembangkan program berkelanjutan yang menitikberatkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, promosi wisata berbasis budaya, dan penguatan komunikasi publik.

Dengan dukungan teknologi dan semangat kolaborasi, Kota Bekasi diharapkan mampu membangun ekosistem pariwisata yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan—menjadikannya bukan sekadar kota industri, melainkan destinasi wisata dengan kekayaan budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif yang menjanjikan. (ihd)

Berita Terkait

Polres Metro Bekasi Kota dan Pemkot Bekasi Gelar Doa Bersama untuk Indonesia di HUT Bhayangkara ke-80
Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum Nasional APEKSI, Bahas Inovasi dan Tata Kelola Pemerintahan Kota
PSEL Bantargebang Diproyeksikan Jadi Pusat Energi, Edukasi, dan Teknologi Lingkungan
Transformasi Mizuda Perkuat Langkah Bekasi Bangun Kawasan Ekonomi Sirkular di Bantargebang
PPID Disdik Kota Bekasi Dorong Transparansi Distribusi Hasil TKA 2026
DPRD Kota Bekasi Dorong ASN Bersepeda, Tekan Polusi dan Hemat Energi
DPRD Kota Bekasi Soroti RS Budi Lestari, Izin Operasional Terancam Dievaluasi
DPRD Kota Bekasi Minta Pastikan Transparansi Zonasi dan Prestasi dalam SPMB 2026

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:31 WIB

Polres Metro Bekasi Kota dan Pemkot Bekasi Gelar Doa Bersama untuk Indonesia di HUT Bhayangkara ke-80

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:18 WIB

Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum Nasional APEKSI, Bahas Inovasi dan Tata Kelola Pemerintahan Kota

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:37 WIB

PSEL Bantargebang Diproyeksikan Jadi Pusat Energi, Edukasi, dan Teknologi Lingkungan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:00 WIB

Transformasi Mizuda Perkuat Langkah Bekasi Bangun Kawasan Ekonomi Sirkular di Bantargebang

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:51 WIB

PPID Disdik Kota Bekasi Dorong Transparansi Distribusi Hasil TKA 2026

Berita Terbaru