Pancasila sebagai Fondasi Ketahanan Ideologi Negara: Refleksi Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 di Sleman

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Sleman – Wakil Ketua I DPRD DIY, Budi Waljiman, menegaskan pentingnya menjaga ideologi negara dalam pembacaan ikrar kesetiaan terhadap Pancasila pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025.
‎Ia mengingatkan, “Tanpa Pancasila, NKRI bisa hancur. Karena itu, generasi sekarang wajib mewarisi semangat pahlawan revolusi yang rela berkorban demi kebenaran dan keadilan.”
‎Upacara berlangsung di Lapangan Museum Monumen Pahlawan Pancasila, Kentungan, Sleman, Rabu (1/10/2025).
‎
‎Dalam suasana khidmat, Budi kembali menekankan, “Darah para pahlawan yang gugur adalah pengingat bahwa Pancasila harus menjadi perekat bangsa selamanya.”
‎Pesan tersebut menggema di hadapan para peserta yang hadir dengan penuh penghormatan.

‎Acara dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara (Wagub AAU), Marsma TNI Bonang Bayuaji G., S.E., M.M., CHRMP.

‎Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan hanya seremoni, melainkan momentum untuk memperkokoh persatuan.

‎“Kita harus menjaga nilai-nilai Pancasila, karena di situlah letak kekuatan bangsa ini,” ujarnya.
‎Dengan tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, upacara tersebut diikuti lebih dari 200 peserta dari TNI, Polri, ASN, mahasiswa, pelajar, hingga elemen masyarakat DIY.
‎‎Kehadiran lintas elemen menunjukkan tekad bersama menjaga Pancasila sebagai ideologi pemersatu. “Inilah bukti bahwa Pancasila hidup di dada rakyat Indonesia,” pungkas Budi penuh semangat.(waw)

Berita Terkait

Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh
Perayaan Zhong Qiu Jie 2026 di Yogyakarta, Paduan Budaya Tionghoa dan Jawa Penuh Makna
Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan di Jalan Wates dan Wirobrajan Yogyakarta, Polsek Wirobrajan Turun Tangan
Beras Ilegal Masuk, Guru Besar UMY Soroti Dampaknya terhadap Harga Gabah Petani
Pakar UMY: Reformasi Batas Defisit APBN Tak Cukup Sekadar Ubah Angka
Road to DESIK 2026 Hadirkan Musik dan Ruang Ekspresi Kesehatan Mental Anak Muda
Bio Farma Ungkap Strategi Rantai Pasok Vaksin saat Darurat Kesehatan
Rupiah Melemah ke Rp17.864 per Dolar AS, Pakar UMY Soroti Kepercayaan Pasar

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 07:34 WIB

Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh

Sabtu, 26 September 2026 - 14:12 WIB

Perayaan Zhong Qiu Jie 2026 di Yogyakarta, Paduan Budaya Tionghoa dan Jawa Penuh Makna

Sabtu, 26 September 2026 - 14:08 WIB

Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan di Jalan Wates dan Wirobrajan Yogyakarta, Polsek Wirobrajan Turun Tangan

Jumat, 25 September 2026 - 13:27 WIB

Beras Ilegal Masuk, Guru Besar UMY Soroti Dampaknya terhadap Harga Gabah Petani

Jumat, 25 September 2026 - 13:16 WIB

Pakar UMY: Reformasi Batas Defisit APBN Tak Cukup Sekadar Ubah Angka

Berita Terbaru