JRNDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta — Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat kini tak hanya menjadi pusat kegiatan budaya dan pelestarian tradisi, tetapi juga membuka kesempatan bagi wisatawan untuk merasakan langsung kehidupan Abdi Dalem melalui program tur Abdi Dalem Experience.
Program yang diluncurkan tahun ini memberi kesempatan peserta menjadi Abdi Dalem sehari, mulai dari mengenakan pakaian jangkep, berjalan tanpa alas kaki, hingga mempelajari tata krama khas keraton. Ide ini, menurut Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, berawal dari tingginya rasa ingin tahu masyarakat terhadap kehidupan Abdi Dalem yang banyak dibagikan di media sosial.
Tur dimulai pukul 08.00 WIB dari Dalem Mangkubumen, bekas kediaman putra mahkota keraton. Peserta mendapat penjelasan sejarah bangunan dan filosofi pakaian Abdi Dalem, kemudian mengenakannya dengan bimbingan pemandu. Dari sana, mereka menaiki becak menuju kompleks keraton, meniru kebiasaan sebagian Abdi Dalem yang tinggal di sekitar wilayah tersebut.
Memasuki gerbang keraton, peserta diminta melepas alas kaki sebagai simbol pengabdian total. Mereka juga diajarkan ponconiti atau berjalan jongkok, tata cara makan dan minum, serta menggambar motif batik larangan khas keraton. Tur diakhiri makan siang di Bale Raos dengan tata saji kerajaan, namun tetap duduk bersila.
Program berdurasi lima jam ini dibanderol Rp 800.000–Rp 950.000 per orang untuk wisatawan domestik, dan Rp 1,2 juta–Rp 1,4 juta untuk wisatawan mancanegara, dengan harga berbeda sesuai jumlah peserta. (ihd)














