Mampu Lampaui China, Indonesia Bakal Pimpin Dunia Dalam Produksi Anoda Baterei Litium

Kamis, 8 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kendal – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia akan memimpin dunia dalam hal produksi anoda baterai litium.

Hal tersebut diungkapkan Luhut dalam sambutannya pada peresmian pabrik anoda baterai litium PT Indonesia BTR New Energy Material di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yang disiarkan melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (7/8/2024).

“Kita akan bisa melewati China dalam produksi anoda baterai litium dalam waktu dekat,” tegas Luhut.

China saat ini memimpin dunia dengan kapasitas produksi anoda baterai litium mencapai 100 ribu ton per tahun, jauh melampaui Jepang yang hanya mencapai 10 ribu ton dan Korea Selatan dengan 40 ribu ton per tahun. Sementara itu, pabrik di Kendal yang baru diresmikan memiliki kapasitas awal sebesar 80 ribu ton per tahun.

Luhut optimistis bahwa angka tersebut akan segera meningkat dengan pembangunan fase kedua pabrik yang dijadwalkan selesai pada Maret 2025. Jika target tersebut tercapai, Indonesia akan memiliki kapasitas produksi anoda baterai litium sebesar 160 ribu ton per tahun, melampaui China yang saat ini masih berada di posisi puncak.

Meski demikian, Luhut mengakui bahwa sebelum fase kedua rampung, Indonesia masih akan berada di posisi kedua setelah China. Namun, dengan perkembangan yang ada, Indonesia diprediksi akan segera menjadi produsen anoda baterai litium terbesar di dunia.

“Dengan kapasitas produksi yang kita miliki saat ini, kita bisa melihat potensi besar Indonesia dalam industri baterai global,” kata Luhut, menggarisbawahi pentingnya pengembangan industri strategis ini untuk masa depan ekonomi Indonesia. (*)

Berita Terkait

Kemnaker Lakukan Pemeriksaan di 9 Perusahaan Kawasan Industri Kendal dan Batang
Bawa Musik Jawa ke Busan Performing Arts Festival 2026, Auranala Ditembus Dukungan Kemenbud dan LPDP
Satpol PP Demak Tertibkan 200 Lebih Bangunan di Sempadan Sungai Tuntang Lama
Susilo Teguh R Terima Penghargaan dari UBISA atas Kiprahnya di Kepolisian
Tiya Rima Hadirkan “Ada Aku”, Lagu tentang Menjadi Tempat Pulang bagi Mereka yang Sedang Berjuang
Tour “Hey Slank” Singgah di Purwokerto, Slank Kembali Manggung Setelah 18 Tahun
Polri Percepat Pembenahan Pendidikan dan Pelatihan, Berbasis Teknologi dan Ilmu Pengetahuan
Festival Literasi Pekalongan: Waspadai Jebakan Algoritma di Balik Ilusi Melek Digital

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:26 WIB

Kemnaker Lakukan Pemeriksaan di 9 Perusahaan Kawasan Industri Kendal dan Batang

Minggu, 20 September 2026 - 01:20 WIB

Bawa Musik Jawa ke Busan Performing Arts Festival 2026, Auranala Ditembus Dukungan Kemenbud dan LPDP

Kamis, 17 September 2026 - 14:50 WIB

Satpol PP Demak Tertibkan 200 Lebih Bangunan di Sempadan Sungai Tuntang Lama

Selasa, 15 September 2026 - 16:10 WIB

Susilo Teguh R Terima Penghargaan dari UBISA atas Kiprahnya di Kepolisian

Sabtu, 12 September 2026 - 14:37 WIB

Tiya Rima Hadirkan “Ada Aku”, Lagu tentang Menjadi Tempat Pulang bagi Mereka yang Sedang Berjuang

Berita Terbaru