Kolaborasi Antarinstansi: Kunci Keseragaman Pengukuran Indeks dan Peningkatan Kinerja Pemerintahan Daerah

Senin, 27 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Denpasar, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo kembali menekankan pentingnya keakuratan data dalam pengukuran sejumlah indeks yang diinisiasi pihaknya. Upaya itu dilakukan agar hasil pengukuran sesuai dengan fakta yang terjadi di daerah terkait. Adapun sejumlah indeks yang diinisiasi BSKDN meliputi Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD), Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD), dan Indeks Inovasi Daerah (IID).

“Pengukuran seluruh indeks [yang diinisiasi BSKDN] harus betul-betul didasarkan pada data yang yang ada di daerah. Jangan sampai terjadi praktik-praktik yang tidak objektif dalam pengukuran,” ungkap Yusharto saat menjadi Narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait IKPD, IKKD, dan IID yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali di Denpasar, Bali, Senin (27/5/2024).

Menurutnya, data yang akurat dalam pengukuran indeks merupakan modal utama untuk mengetahui kondisi daerah dari berbagai faktor, mulai dari kondisi keuangan daerah, kepemimpinan, hingga perkembangan inovasi suatu daerah. “Penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik sedikit banyak dapat dilihat dari hasil pengukuran indeks. Kita bisa katakan, tanpa data yang valid, daerah akan kesulitan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah misalnya,” ungkap Yusharto.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga memaparkan beberapa langkah strategis yang perlu diambil untuk memastikan keakuratan data, di antaranya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di daerah, memaksimalkan kolaborasi antarinstansi guna memastikan konsistensi dan integritas data yang dibutuhkan dalam pengukuran indeks.

Berikutnya, Yusharto juga menekankan agar setiap instansi melakukan verifikasi data, terutama sebelum melaporkannya pada pemerintah pusat melalui BSKDN. “Penyelenggaraan pemerintahan yang baik ini harus menjadi komitmen bersama, sehingga dalam mewujudkannya kita semua harus ambil peran,” tambah Yusharto.

Sementara itu, hal serupa dikatakan Kepala BRIDA Provinsi Bali I Made Gunaja mengenai pentingnya kolaborasi antarinstansi, baik di tingkat pusat maupun daerah guna menyamakan persepsi terhadap pengukuran indeks, khususnya terkait keakuratan data. Kolaborasi tersebut satu di antaranya dilaksanakan melalui FGD terkait IPKD, IKKD, dan IID.

“Untuk menjalin sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam memacu dan memotivasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja pengelolaan inovasi daerah, keuangan daerah dan kinerja pemerintah daerah,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemenag Targetkan Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Kurikulum Tahun Ajaran Baru
Perkuat Tata Kelola Daerah, Kemendagri Petakan Potensi Korupsi Bersama KPK
Kemenekraf Jadikan Creative Hub AMANAH Pusat Pertumbuhan Ekonomi Aceh
Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Inovasi dalam Kepemimpinan Pejabat Baru
Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Penentu Kepercayaan Masyarakat, Tegas Mendagri Tito
TP Posyandu Perkuat Transformasi 6 SPM, Yane Bima Arya Fokus pada Perlindungan dan Kesejahteraan Anak
Penyaluran Dana Otsus Papua Tahap II Harus Tepat, Wamendagri Ribka Tegaskan Prinsip 5T
Romo Syafi’i: Smartboard Bantu Pemerataan Mutu Pendidikan, Literasi Digital Tetap Kunci

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:44 WIB

Kemenag Targetkan Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Kurikulum Tahun Ajaran Baru

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Tata Kelola Daerah, Kemendagri Petakan Potensi Korupsi Bersama KPK

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:38 WIB

Kemenekraf Jadikan Creative Hub AMANAH Pusat Pertumbuhan Ekonomi Aceh

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:28 WIB

Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Inovasi dalam Kepemimpinan Pejabat Baru

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:21 WIB

Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Penentu Kepercayaan Masyarakat, Tegas Mendagri Tito

Berita Terbaru