Tour “Hey Slank” Singgah di Purwokerto, Slank Kembali Manggung Setelah 18 Tahun

Minggu, 30 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, PURWOKERTO — Konser Berani Kita Beda Tour “Hey Slank” memasuki titik ke-9 dengan menyambangi Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (30/8/2026). Konser ini menjadi salah satu rangkaian perayaan tiga tahun perjalanan Rokok HS sekaligus menghadirkan Slank setelah belasan tahun tidak tampil di Purwokerto.

Selain Slank sebagai penampil utama, konser yang digelar di kawasan GOR Satria Purwokerto tersebut juga menghadirkan sejumlah musisi dari berbagai kota. Line up yang disiapkan antara lain Polkadots dari Purwokerto, FSTVLST, Karnamereka dan Afterskema dari Yogyakarta, Preman Disco asal Bandung, serta Souljah dari Jakarta.

Bagi Slank, penampilan di Purwokerto kali ini memiliki cerita tersendiri. Drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim, mengungkapkan bahwa grupnya sudah sangat lama tidak menyambangi kota tersebut.

Bimbim bahkan masih mengingat momen terakhir Slank tampil di Purwokerto. Kala itu, putrinya, Tallulah Alami, masih berusia dua tahun.

“Jadi sudah 18 tahun (nggak manggung di Purwokerto),” ujar Bimbim saat jumpa pers sebelum konser.

Vokalis Slank, Akhadi Wira Satriaji alias Kaka, turut memberikan apresiasi terhadap perjalanan Rokok HS yang menurutnya berkembang cukup pesat dalam tiga tahun terakhir.

Kaka menilai pemilik HS, Muhammad Suryo, merupakan sosok yang memiliki banyak ide dan inovasi sehingga mampu membawa perusahaannya berkembang sekaligus memberikan dampak bagi banyak orang.

“Jadi wajar aja kalau tiga tahun HS bisa seperti ini. Banyak orang yang sudah terekrut, semoga Pak Haji Suryo selalu sehat badan dan pikirannya, jadi semakin banyak yang merasakan manfaatnya,” kata Kaka.

Tidak hanya menghadirkan hiburan musik, konser Hey Slank di Purwokerto juga membawa konsep pemberdayaan masyarakat melalui kehadiran pelaku UMKM.

Sejumlah tenda UMKM disiapkan di sekitar lokasi konser. Salah satunya diperuntukkan bagi komunitas Slank melalui program Slankerspreneur, sebuah wadah bagi Slankers yang memiliki ketertarikan di bidang kewirausahaan.

Basis Slank, Ivan Kurniawan alias Ivanka, menjelaskan Slankerspreneur lahir dari perkembangan komunitas Slank yang kini mayoritas sudah memasuki usia dewasa dan memiliki keluarga.

“Slankers ini sudah membersamai lebih dari 30 tahun, saat ini usianya sudah dewasa, sudah punya anak, punya tanggung jawab. Tercetuslah ide ini, mereka berkreasi sesuai bakatnya masing-masing,” ujar Ivanka.

Menurutnya, Slankerspreneur bukan organisasi formal, melainkan gerakan yang memungkinkan para Slankers mengembangkan usaha sesuai kemampuan masing-masing.

Ivanka juga menyebut dukungan HS terhadap Slankerspreneur menjadi sesuatu yang berbeda dalam rangkaian konser kali ini.

“Slankerspreneur gerakan tidak terstruktur, tapi mereka bisa merasakan support dari HS. Belum pernah ada konser-konser dengan rangkaian panjang, yang Slankersnya disupport sponsor, selain HS ini,” katanya.

Sebelum konser berlangsung, rangkaian kegiatan juga diisi dengan riding Slank bersama ratusan pemotor. Kegiatan tersebut melibatkan komunitas Paguyuban Sekuteris Banyumas Raya (Paseban Raya).

Rombongan mengambil titik keberangkatan dari Jembatan Gerilya Soedirman dan kemudian bergerak menuju venue konser di GOR Satria Purwokerto.

Bagi Pemerintah Kabupaten Banyumas, kehadiran konser berskala besar tersebut menjadi salah satu gebrakan bagi geliat kegiatan hiburan dan ekonomi kreatif di Purwokerto.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang turut hadir dalam sesi jumpa pers menyebut kehadiran Slank menjadi daya tarik tersendiri.

“HS masuk ke Purwokerto langsung membawa Slank. Biasanya kecil-kecil yang dibawa, ini yang dibawa langsung Slank, langsung ‘gajah’,” ujar Sadewo.

Menurut Sadewo, berbagai event yang digelar di Banyumas juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Konser di Purwokerto sekaligus menjadi bagian dari perayaan tiga tahun perjalanan HS. Dalam periode tersebut, perusahaan menyebut telah berkembang dari hanya memiliki sekitar 30 pekerja menjadi mendekati 8.000 karyawan.

Pemilik HS Muhammad Suryo mengatakan perjalanan bisnisnya tidak selalu berjalan mulus. Ia mengaku sempat mengalami masa sulit hingga akhirnya memutuskan untuk terus bertahan dan mengembangkan bisnisnya.

Dalam perjalanan tersebut, HS juga mengembangkan berbagai program sosial, termasuk membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dan masyarakat yang belum memiliki pengalaman kerja.

Hingga saat ini, HS juga telah memiliki 14 varian produk. Dalam tiga bulan terakhir, tiga varian baru diluncurkan, yakni HS Bold isi 12 batang, HS Slim Double isi 20 batang, serta HS Kretek varian Matcha isi 12 batang.

Sementara itu, Berani Kita Beda Tour HS Hey Slank masih menjadi panggung utama perayaan perjalanan HS. Purwokerto menjadi titik ke-9 dari rangkaian tur yang mempertemukan Slank dengan musisi lokal dan nasional sekaligus membawa konsep hiburan yang dipadukan dengan dukungan terhadap UMKM.

Dengan kembalinya Slank ke Purwokerto setelah sekitar 18 tahun, konser ini menjadi salah satu momen yang dinantikan para Slankers di Banyumas Raya. (Aga)

Berita Terkait

Polri Percepat Pembenahan Pendidikan dan Pelatihan, Berbasis Teknologi dan Ilmu Pengetahuan
Festival Literasi Pekalongan: Waspadai Jebakan Algoritma di Balik Ilusi Melek Digital
Zia Almahyra Ervoni, Talenta Cilik Semarang yang Menjajal Dunia Musik Lewat Single “Aku Indonesia”
“Merdeka untuk Siapa?”, Tribute Iwan Fals di Kudus Angkat Keresahan dan Suara Rakyat
Warga Purwasana Serbu Sungai, Parak Iwak Hadirkan Motor
Karya Sumbu Kartika Antar Sarah ke Final Nasional Fatmawati Trophy
Taruli Phalti Patuan Resmi Pimpin Kejari Purbalingga, Jaksa Tegas dengan Pendekatan Humanis
Perkuat Industri Musik Dangdut, PAMDI Kudus Kolaborasi Strategis dengan Disbudpar

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Tour “Hey Slank” Singgah di Purwokerto, Slank Kembali Manggung Setelah 18 Tahun

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Polri Percepat Pembenahan Pendidikan dan Pelatihan, Berbasis Teknologi dan Ilmu Pengetahuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:36 WIB

Festival Literasi Pekalongan: Waspadai Jebakan Algoritma di Balik Ilusi Melek Digital

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Zia Almahyra Ervoni, Talenta Cilik Semarang yang Menjajal Dunia Musik Lewat Single “Aku Indonesia”

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:30 WIB

“Merdeka untuk Siapa?”, Tribute Iwan Fals di Kudus Angkat Keresahan dan Suara Rakyat

Berita Terbaru

Yogyakarta

Portal Penutup Akses Malioboro Tak Ramah Disabilitas dan Lansia

Minggu, 30 Agu 2026 - 21:30 WIB