Sambut 500 Tahun Jakarta, Kemenag-Pemprov DKI Bidik Wakaf Rp500 Miliar

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag bersama Pemprov DKI Jakarta menargetkan penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) sebesar Rp500 miliar setiap tahun. (Kemenag)

Kemenag bersama Pemprov DKI Jakarta menargetkan penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) sebesar Rp500 miliar setiap tahun. (Kemenag)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Kementerian Agama bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan Gerakan Wakaf Uang senilai Rp500 miliar sebagai bagian dari rangkaian menyambut peringatan 500 Tahun Kota Jakarta pada 2027. Bersamaan dengan itu, kedua pihak juga menargetkan penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) sebesar Rp500 miliar setiap tahun.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat strategis yang diselenggarakan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program ini diharapkan menjadi penggerak berbagai kegiatan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Rapat dipimpin Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Waryono Abdul Ghafur. Turut hadir perwakilan Pemprov DKI Jakarta, Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Menurut Waryono, Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan zakat dan wakaf nasional. Sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, ibu kota didukung jumlah penduduk muslim yang besar, ribuan masjid dan musala, lembaga pendidikan Islam, dunia usaha, serta aparatur sipil negara (ASN) yang dapat menjadi penggerak filantropi Islam.

“500 Tahun Jakarta harus menjadi momentum kebangkitan wakaf dan zakat Indonesia. Kita ingin Jakarta bukan hanya menjadi kota modern, tetapi juga menjadi pusat peradaban filantropi Islam dunia. Gerakan Wakaf Uang Rp500 miliar dan ZIS DSKL Rp500 miliar setiap tahun adalah target yang realistis apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama,” ujar Waryono.

Sebagai tahap awal, ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Agama akan menjadi motor penggerak program. Selanjutnya, gerakan tersebut akan diperluas dengan melibatkan Badan Wakaf Indonesia (BWI), BAZNAS BAZIS DKI Jakarta, Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU), lembaga zakat, organisasi kemasyarakatan Islam, perguruan tinggi, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Dana yang terkumpul akan diarahkan untuk mendukung berbagai program produktif, seperti pembiayaan UMKM berbasis syariah, pembangunan kawasan wakaf produktif, pengembangan pesantren, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, penyediaan beasiswa, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta pengentasan kemiskinan.

Untuk merealisasikan target tersebut, Kementerian Agama dan Pemprov DKI Jakarta akan membentuk tim teknis yang melibatkan BWI, BAZNAS BAZIS DKI Jakarta, dan sejumlah instansi terkait. Tim ini akan menyusun konsep pelaksanaan, strategi penghimpunan dana, serta regulasi pendukung sebelum dipresentasikan kepada Gubernur DKI Jakarta.

Program tersebut sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang mendorong pengelolaan zakat dan wakaf secara profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui kolaborasi lintas sektor, zakat dan wakaf diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat pembangunan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (ihd)

Berita Terkait

Kemenag Gelar Kursus, Penghulu Disiapkan Layani Pernikahan Lintas Negara
Akta Kelahiran Anak Jadi Prioritas, Wamendagri Ribka Dorong Pemda Capai 100 Persen
Presidenmusikindo Buka Panggung Talenta Muda, Gandeng Aldi Taher di Yogyakarta dan Jakarta
Presiden Sampaikan Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri, Mendagri Tito Turut Hadir
15.599 Siswa Ikuti Olimpiade Madrasah Bidang Sains Berebut 484 Tiket Nasional OMI 2026
Wagub Dimyati Beberkan Langkah Banten Wujudkan Ketahanan Pangan
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Akta Kelahiran bagi Setiap Anak
Wamendagri Bima Dorong Perubahan Paradigma Penanggulangan Bencana di Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Kemenag Gelar Kursus, Penghulu Disiapkan Layani Pernikahan Lintas Negara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Akta Kelahiran Anak Jadi Prioritas, Wamendagri Ribka Dorong Pemda Capai 100 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Presidenmusikindo Buka Panggung Talenta Muda, Gandeng Aldi Taher di Yogyakarta dan Jakarta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Presiden Sampaikan Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri, Mendagri Tito Turut Hadir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:57 WIB

15.599 Siswa Ikuti Olimpiade Madrasah Bidang Sains Berebut 484 Tiket Nasional OMI 2026

Berita Terbaru

PURWAKARTA

Polres Purwakarta Dialog Humanis Berlangsung Tertib

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:17 WIB