Seminar di UAD, Wawan Harmawan Soroti Pentingnya RUU Perampasan Aset untuk Berantas Korupsi

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎JOGJA – Pemerintah Kota Yogyakarta menegaskan komitmen membangun pemerintahan bersih, transparan, akuntabel, sekaligus terbuka menerima kritik demi meningkatkan kepercayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan saat menjadi pembicara Seminar Nasional BEM Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan, Selasa (4/8/2026).

Mengusung tema RUU Perampasan Aset, seminar menghadirkan mahasiswa, akademisi, dan pegiat hukum membahas integritas politik, keadilan hukum, serta kesejahteraan ekonomi nasional.

“Saya datang dengan gelas kosong dan siap menerima masukan secara terbuka,” ujar Wawan disambut antusias peserta seminar nasional tersebut bersama.

Wawan menegaskan masyarakat dipersilakan menyampaikan keluhan pelayanan pemerintah agar seluruh kekurangan segera diperbaiki melalui evaluasi berkelanjutan dan langkah nyata bersama.

‎”Kalau ada pelayanan yang lambat atau menghambat, silakan sampaikan kepada kami. Kami ingin terus memperbaiki pelayanan,” tegasnya di hadapan peserta.

Menurut Wawan, tingginya biaya politik kerap menjadi pemicu praktik korupsi sehingga budaya politik sehat harus terus diperkuat demi menjaga integritas pejabat publik.

“Kami berusaha membangun sistem yang transparan. Pelayanan perizinan terus kami dorong berbasis digital dan satu atap,” katanya kepada seluruh peserta seminar.

Wawan menjelaskan penguatan birokrasi dilakukan melalui digitalisasi layanan serta pemberian kewenangan pengelolaan anggaran kepada perangkat daerah sesuai mekanisme peraturan berlaku nasional.

Ia menilai RUU Perampasan Aset menjadi instrumen penting memperkuat pemberantasan korupsi karena mampu mengembalikan aset hasil kejahatan kepada negara secara optimal.

“Sering kali pelaku dipidana, tetapi aset hasil kejahatan sulit dikembalikan karena dialihkan, disembunyikan, atau berada di luar negeri,” ungkapnya.

Meski demikian, Wawan mengingatkan pembahasan RUU Perampasan Aset harus dilakukan komprehensif dengan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan dan kepastian hukum nasional.

“Mahasiswa harus terus mengawal kebijakan publik secara kritis dan konstruktif agar pemerintahan semakin akuntabel,” ajak Wawan kepada seluruh peserta seminar nasional.

Ketua BEM Fakultas Hukum UAD, Muhammad Zakin Isra, mengatakan seminar tahunan mengangkat isu tersebut karena sangat relevan dengan perkembangan hukum nasional terkini.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami substansi RUU Perampasan Aset, tetapi juga mengkritisi serta mengawasi pembentukannya,” tegas Muhammad Zakin Isra kepada peserta.

Zakin berharap seminar memperluas wawasan mahasiswa sekaligus mendorong partisipasi aktif mengawal regulasi berpihak rakyat demi mewujudkan keadilan, integritas, dan kesejahteraan bersama. (waw)

Berita Terkait

Kirab Kebangsaan di Malioboro Dibuka, Teguhkan Semangat Persatuan Jelang HUT ke-81 RI
FE UWM Bekali Lulusan dengan Integritas dan Kompetensi Hadapi Perubahan Dunia Kerja
UMY Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Desa Adaptif dan Inovatif
Inovasi Beton Ramah Lingkungan Antar Mahasiswa UMY Raih Tiga Penghargaan Internasional
Bendera Raksasa 481 Meter Warnai Jogja Merah Putih, Ribuan Warga Diperkirakan Terlibat
Suara Inklusi untuk Semua 2026 Meriahkan Malioboro, Satukan Ribuan Elemen Masyarakat dalam Semangat Kesetaraan
Pajak Rumah Kontrakan Diperketat, Ekonom UMY Soroti Dampaknya bagi Penyewa Berpenghasilan Rendah
Gotong Royong TNI dan Warga Tuntaskan Renovasi Dua RTLH di Wonosobo

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Kirab Kebangsaan di Malioboro Dibuka, Teguhkan Semangat Persatuan Jelang HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:55 WIB

FE UWM Bekali Lulusan dengan Integritas dan Kompetensi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:56 WIB

UMY Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Desa Adaptif dan Inovatif

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Inovasi Beton Ramah Lingkungan Antar Mahasiswa UMY Raih Tiga Penghargaan Internasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Bendera Raksasa 481 Meter Warnai Jogja Merah Putih, Ribuan Warga Diperkirakan Terlibat

Berita Terbaru