Gempa Venezuela Tewaskan 1.430 Orang, Ribuan Warga Terluka dan Terdampak

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang Venezuela diikuti oleh 430 kali gempa susulan dengan kekuatan ringan hingga sedang. (XInhua)

Gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang Venezuela diikuti oleh 430 kali gempa susulan dengan kekuatan ringan hingga sedang. (XInhua)

JENDELANUSANTARA.COM, Caracas – Jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian gempa bumi yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Pemerintah setempat melaporkan sedikitnya 1.430 orang tewas setelah dua gempa kuat mengguncang wilayah tersebut pada Rabu (24/6/2026).

Presiden Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez mengatakan, bencana itu juga menyebabkan 3.238 orang mengalami luka-luka. Selain itu, sebanyak 3.142 keluarga terdampak dan membutuhkan penanganan darurat.

Dalam laporan terbaru mengenai situasi nasional, Rodriguez menyebutkan gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 tersebut diikuti oleh 430 kali gempa susulan dengan kekuatan ringan hingga sedang.

“Atas nama otoritas Venezuela, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban,” ujar Rodriguez melalui siaran televisi pemerintah, Sabtu (27/6/2026).

Ia menambahkan, proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Puluhan ribu petugas dan relawan disebut bekerja tanpa henti untuk menemukan korban serta membantu warga yang terdampak.

Pemerintah Venezuela menetapkan bencana tersebut sebagai keadaan darurat nasional. Tim penyelamat terus melakukan pendataan kerusakan, termasuk terhadap permukiman warga dan fasilitas umum yang terdampak akibat guncangan kuat tersebut. (ihd)

Berita Terkait

Iran Bantah Berunding dengan AS, Gandeng Oman Buka Jalur Aman di Selat Hormuz
Serangan Israel Berlanjut, Delapan Warga Gaza Tewas di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata
AS Dituding Langgar Kesepahaman, Iran Bantah Ada Perundingan dengan Washington
Delegasi Indonesia, UMJ Press dan APPTIMA Hadiri International Publishers Congress 2026 di Kuala Lumpur
Jerman Undang Tenaga Kerja Indonesia untuk Berkarier, Belajar, dan Menetap
UMY Perkokoh Reputasi Internasional dengan Menjalin Kemitraan Strategis di Laos
Jelang Pemakaman Khamenei, Militer Iran Peringatkan AS dan Israel agar Tak Picu Eskalasi
IRGC Klaim Serang Basis Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Diplomasi Iran-AS Kembali Teruji

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Iran Bantah Berunding dengan AS, Gandeng Oman Buka Jalur Aman di Selat Hormuz

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Serangan Israel Berlanjut, Delapan Warga Gaza Tewas di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:17 WIB

AS Dituding Langgar Kesepahaman, Iran Bantah Ada Perundingan dengan Washington

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:13 WIB

Delegasi Indonesia, UMJ Press dan APPTIMA Hadiri International Publishers Congress 2026 di Kuala Lumpur

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:58 WIB

Jerman Undang Tenaga Kerja Indonesia untuk Berkarier, Belajar, dan Menetap

Berita Terbaru